Loading...

Diduga Oknum Dishub Karawang Jualbelikan Paket Proyek, Terendus Maladministrasi!

Karawang – Jayantara News

IMG_20171221_232408

Praktisi Hukum meminta Penegak Hukum turun melakukan lidik atas pekerjaan marka jalan 2017 di sepanjang jalanan di Kabupaten Karawang. Dia mencium ada maladministrasi dalam proyek tersebut.

“Ini jelas pelanggaran. Dan sangat tercium aromanya. Untuk itu, saya meminta aparat Penegak Hukum bertindak, turun melakukan lidik pekerjaan tersebut,” ujar Praktisi Hukum Karawang, Asep Agustian, SH, MH, kepada Jayantara News, Rabu, (27/12/2017) di kantornya.

Dikatakan Askun, sapaan akrabnya, bahwa maladministrasi tampak dari pekerjaan yang dilakukan, sebelum adanya kontrak. “Proyek itu dikerjakan begitu saja, tanpa terlebih dahulu dilakukan kontrak. Jadi, pekerjaan jalan terus sementara kontraknya menyusul,” ucapnya.

Menurutnya, dalam hal ini, yang berperan utama adalah oknum Kabid di Dinas Perhubungan Karawang. Bahkan tercium, oknum Kabid di Dinas Perhubungan Karawang menjual-belikan paket pekerjaan tersebut ke kontraktor dengan nitip angka ke Aplikator marka Rp. 20 ribu per meter. Padahal, harga sebenarnya hanya Rp. 13 ribu sampai Rp. 15 ribu.

“Saya tak habis pikir. Kok bisa proyek seperti ini dilakukan. Apakah dia (Kabid) memang tak tahu aturan, atau pura-pura tidak tahu, atau emang sengaja diburamkan,” katanya.

Dalam melaksanakan sebuah proyek, jelas dia, apalagi dananya bersumber dari uang negara, harusnya terlebih dahulu ada dokumen kontraknya. “Ngga bisa dong, proyek berjalan begitu saja tanpa ada dokumen kontrak. Apalagi dokumen kontraknya menyusul setelah proyek selesai,” ucapnya. (Red)