Loading...

Ketua Panwascam Sakra Barat LOTIM, Lantik 103 Panwas TPS Se-Kecamatan Sakbar

IMG_20180603_205330

JAYANTARANEWS.COM, Selong, LOTIM

FB_IMG_1515036941798

Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Sakra Barat Lombok Timur, melakukan pelantikan kepada seluruh anggota Panwas TPS yang lulus seleksi minggu lalu, Minggu (3/6).

Acara pelantikan tersebut dilakukan secara serempak di seluruh kecamatan di Lotim. Pengawas Pemilu TPS, pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 dilantik secara terbuka di Aula Kantor UPTD Sakra Barat.

Jumlah keseluruhan Panwas TPS yang ada di Kecamatan Sakra Barat sebanyak 109 orang. PTPS tersebut dilantik langsung oleh Ketua Panwascam Sakra Barat, Khairurrijal.

IMG_20180603_205354

Acara pelantikan dihadiri oleh seluruh Staf Panwascam dan seluruh PPL nya di Sakra Barat.

Dalam sambutannya, Panwascam Khairurrijal mengatakan “Bersama Rakyat Awasi Pemilu”, dan memberikan apresiasi kepada semua peserta yang tergabung dalam Panwas di TPS se Kecamatan Sakbar, khususnya yang ikut dalam pelantikan tersebut, selain menganjurkan kepada semua anggota harus berdedikasi yang tinggi.
” Dalam mengawasi Pemilu ini, kita semua harus betul – betul mengawasi dengan tidak diintervensi oleh pihak manapun sesuai dengan UU yang sudah ditetapkan. Untuk itu, semua anggota harus banyak – banyak membaca, ujarnya.

Saefudin, selaku Staf di Panwas Kecamatan Sakbar mengatakan, jumlah peserta Panwas TPS di Sakra Barat keseluruhannya sebanyak 109, tapi ada 6 orang abstain (tidak hadir), jadi seluruh yang mengikuti pelantikan hari ini sebanyak 103 orang.

Saefudun juga menambahkan, bahwa acara pelantikan Panwas ini tidak bisa dihadiri oleh Ketua Panwas Kabupaten Lombok Timur Retno Marsudi, dikarenakan pelantikan ini diadakan secara serempak se Kabupaten Lotim.  ” Jadi Ketua Retno menghadiri pelantikan yang ada di sini,” katanya.

Ketua Panwas Kecamatan Sakra Barat, Khairurrijal, menutupnya dengan memberikan penyemangat kepada semua peserta dengan bahasa “mencegah lebih baik dari pada mengobati”. Jadi, kita smua harus mencegah hal – hal yang berpotensi merusak kenyamanan Pemilu di masyarakat.

Panwas Lombok Timur selama ini sudah mengentaskan 30 permasalahan yang dikategori berbahaya dalam pengawasan Pemilu ini, sehingga komisioner akan dapat bonus berlibur ke Singapura berkat pengawasan yang insensitas dan maksima, ujarnya sembari disambut tepuk tangan peserta. (Iz JN)