Loading...

Akhirnya, Kepengurusan PWO IN JATIM Terbentuk

IMG_20180720_114036

JAYANTARANEWS.COM, MALANG

IMG_20180628_215930

Pemegang mandat untuk pembentukan kepengurusan PWO IN Jawa Timur, Dr KRRA Yono Budiyanto, akhirnya memenuhi apa yang sudah diamanahkan dalam rangka persiapan pembentukan kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah Perkumpulan Wartawan Online IndependeN Provinsi Jawa Timur, bertempat di Apartemen Sukarno-Hatta Lt. 19 Kota Malang, Rabu sore (18/7).

Acara penyerahan mandat dihadiri oleh Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWO IN) Dra Marnala Emi Manurung, Ketua DPW PWO IN Jawa Tengah beserta punggawanya.

IMG_20180720_114024

Juga hadir Danramil Lowokwaru dan Danramil Blimbing Kota Malang, dalam hal ini mewakili Dandim 0833 Kota Malang yang berhalangan hadir karena ada tugas.

Dalam sambutannya, Dra Marnala menyampaikan, bahwa banyak sekali perusahaan Pers cetak yang gulung tikar, karena Dewan Pers membuat aturan sendiri yang bertentangan dengan UU 40 Tahun 1999 tentang Pers, katanya.
Untuk itu, media online hadir sesuai dengan perkembangan zaman IT atau biasa dikenal istilah sekarang zaman now, agar bisa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, terang Bunda Nala, sapaan akrabnya.

PWO IN terbentuk dan hadir, adalah untuk mengakomodir daripada wartawan yang sering mendapat perlakuan yang tidak semestinya dilakukan oleh Pejabat Pemerintah dan atau aparat Penegak Hukum, tegasnya pula.

Hal demikian juga disampaikan oleh Dr Yono Budiyanto, setelah menerima Surat Mandat. Dalam waktu kurang dari satu minggu, dengan kerja keras, kami mengumpulkan wartawan senior maupun yunior, dan mengapresiasi untuk mengembangkan Perkumpulan Wartawan Online (PWO) Independen Nusantara di Jawa Timur, katanya.

Alhasil, dalam waktu seminggu, dosen Universitas Brawijaya Malang yang menyukai lagu ” Cuma Kamu” itu, berhasil menyusun komposisi pengurus PWO IN, sementara Budi sendiri duduk sebagai Ketua Dewan Penasehat PWO IN.

” Kemudian, kapan pengurus DPW PWO IN Jatim dilantik?”.

” Insyah Allah, dalam dua bulan ke depan dapat dilaksanakan,” ungkap Dr Budiyanto pada JAYANTARANEWS.COM. (John)