Loading...

Kunjungan Pertama Gubernur Jabar Ke Sektor 6 Satgas Citarum Harum

IMG-20180926-WA0246

JAYANTARANEWS.COM, Kab Bandung

IMG_20180628_215930

Rombongan Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat dan Mayjen TNI Besar Harto Karyawan Pangdam III/Siliwangi serta Irjen Pol Agung Budi Maryoto Kapolda Jawa Barat, melakukan kunjungan kerja pertamanya ke Sektor 6 Satgas Citarum Harum dengan melihat lokasi pengerukan Sedimentasi Sungai Citarum, serta menyaksikan beberapa tempat di Sektor 6 Satgas Citarum Harum, tepatnya di Kecamatan Bojongsoang dan Bale’endah, Kabupaten Bandung, Rabu (26/9/).

Dalam kunjungan kerjanya, Gubernur terpilih Ridwan Kamil rencananya akan menjadikan Sektor 6 menjadi ruang publik, seperti Teras Cikapundung di Kota Bandung, dan bermaksud memanfaatkan bantaran Sungai Citarum menjadi arena rekreasi. Hal itu dikatakan Ridwan Kamil saat meninjau Sungai Citarum dengan menggunakan katamaran sambil berlayar melintasi sungai.

Menurut Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, setelah dilihat tempat di Sektor 6 ini, sangatlah memungkinkan untuk menjadi tempat budaya lingkungan dan ruang publik bagi warga masyarakat, serta adanya karya seniman lukisan mural. ” Mudah – mudahan, dimulai dengan kerjasama seniman, dalam hitungan bulan saja kita bisa melihat kedepannya tempat ini akan menjadi sangat luar biasa, dari predikat sungai terkotor di dunia akan berubah menjadi berkah,” kata Emil, sekaligus menggambar bersama Pangdam III Siliwangi dan Kapolda Jabar.

IMG-20180926-WA0249

Di sisi lain, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan Pangdam III Siliwangi menjelaskan kepada JAYANTARANEWS.COM, bahwa Kodam III Siliwangi telah menerjunkan sekitar 1.700 personil yang tersebar di 22 Sektor guna membenahi dan menjaga ekosistem Sungai Citarum. ” Sungai Citarum sepanjang 300 Km sudah mengalami perubahan, yang berarti sejak dari hulu Sungai Citarum yang berada di Cisanti Kertasari hingga ke hilir tepatnya di Muara Gembong Bekasi, ini semua berkat kerja keras Prajurit Maung Siliwangi didalam mewujudkan Program Citarum Harum,” kata Pangdam.

Hal senada didukung oleh Irjen Agung Budi Maryoto Kapolda Jabar. ” Kami akan membantu dari sisi Penegakan Supremasi Hukum, biar rekan kita TNI yang menjaga ekosistem sungai, kita di penyidikan. Hingga saat ini, sudah ada beberapa perusahaan yang mencemari lingkungan yang sudah diajukan, sedangkan sisanya masih dalam tahap proses hukum, 107 kasus sedang dilakukan penyelidikan dan penyidikan, yang sudah diajukan ke Kejaksaan 8 perusahaan, yang ditangani Polda Jabar sebanyak 57 perusahaan, sedang menunggu hasil lab dari Kementerian sisanya 55 perusahaan ditangani oleh wilayah – wilayah, mulai dari Polres – Polres hingga ke Karawang dari Sektor 1 sampai Sektor 22, kalau limbahnya diambang batas sudah bisa dilakukan penyidikan,” beber Kapolda Jabar. (Asdar/JN)