Loading...

Danrem 162/WB: Korem 162/WB Beserta Jajaran Siap Amankan Pemilu 2019

IMG-20190104-WA0367

JayantaraNews.com, Mataram

Pada April mendatang, Indonesia akan menggelar pesta demokrasi Pemilihan umum (Pemilu) untuk DPR RI, DPRD dan DPD serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 serentak di seluruh Indonesia. Segala kebutuhan berupa logistik Pemilu hingga pengamanan dipersiapkan.

Terkait dengan hal tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han, didampingi Kasi Intel Korem 162/WB Mayor Inf Hendra Sukmana melaksanakan kunjungan kerja ke KPU Provinsi NTB dan diterima Sekretaris KPU NTB Mars Anzhori, Divisi Teknis Suhardi Soud dan Divisi Logistik Hesti Rahayu di ruang tamu Kantor KPU NTB, Jum’at (4/1).

IMG-20190104-WA0368

Foto: Danrem saat berkunjung ke KPU Provinsi NTB

Usai melaksanakan Koordinasi, Danrem 162/WB saat diwawancara sejumlah media menyampaikan maksud kehadirannya ke KPU NTB. ” Kami datang ke KPU NTB selain untuk bersilaturahmi, juga untuk saling tukar informasi dan diskusi tentang pelaksanaan Pemilu Legislatif maupun Pilpres pada April 2019 nanti,” ungkap Danrem.

Dijelaskannya, berdasarkan informasi dari KPU NTB, logistik Pemilu sudah diterima oleh KPUD Kabupaten/Kota se Provinsi NTB. ” Ini nanti agar para Dandim jajaran Korem mengecek dan mengamankan keberadaan logistik tersebut untuk menghindari isu – isu yang tidak benar,” harapnya.

Terkait dengan pengawalan dan pengamanan Pemilu, lulusan Akmil 93 tersebut menegaskan, pihaknya telah siap membantu mengamankan rangkaian pelaksanaan Pemilu, baik Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019. ” Namun dalam pelaksanaannya, secara teknis akan bergabung dengan Kepolisian hingga ke tempat – tempat terpencil,” sebut Kolonel Ahmad Rizal.

Sementara, Divisi Teknis KPU NTB Suhardi Soud mengapresiasi komitmen Danrem terkait dengan pengamanan Pemilu bersama Kepolisian. ” Hal ini menunjukan adanya keinginan agar wilayah NTB tetap kondusif pada Pileg maupun Pilpres 2019 nanti, dengan menangkal isu – isu yang beredar di NTB,” paparnya.

Menurutnya, situasi wilayah NTB hingga saat ini masih kondusif, logistik sudah hadir di seluruh kabupaten/kota dan terakhir nanti logistik surat.

” Mohon kepada Danrem dan Kapolda NTB untuk memastikan kondisi keamanan NTB berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Danrem Silaturahmi ke Kantor Bawaslu NTB

Usai mengunjungi KPU Provinsi NTB, Danrem beserta rombongan menuju Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB dan disambut Ketua Bawaslu Muhammad Khuwailid, S.Ag. MA, di ruang kerja Ketua Bawaslu Provinsi NTB.

IMG-20190104-WA0369

Foto: Danrem bersama Bawaslu NTB saat kunjungan ke Kantor Bawaslu Provinsi NTB

” Kehadiran kami di Kantor Bawaslu NTB untuk mensinergikan dari awal terkait dengan pengamanan wilayah, karena proses Pileg dan Pilpres tinggal tiga bulan lagi,” jelas Danrem saat menggelar wawancara di Kantor Bawaslu NTB.

Menurutnya, terkait sinergitas pengamanan bersama Bawaslu, akan dilakukan pemetaan dan treetmen terhadap wilayah sehingga pelaksanaan Pemilu dan Pilpres dapat berjalan aman dan lancar. ‘ Kita akan tetap mendampingi Bawaslu apabila ada pihak – pihak yang protes, ada kerusakan kertas suara atau ada penghitungan ulang sehingga Bawaslu bisa melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara, Ketua Bawaslu NTB mengatakan, tadi sudah dibicarakan potensi – potensi kerawanan di masing – masing wilayah bersama Danrem. ” Bawaslu bukan hanya permasalahan kerawanan secara teknis pelaksanaan Pemilu, namun juga situasi yang kemungknan bisa mempengaruhi pelaksanaan Pemilu. Inilah yang harus dikoordinasikan bersama semua pihak untuk menyelesaikan potensi – potensi kerawanan tersebut,” ungkapnya.

Terkait pengamanan, sambungnya, sudah ada leading sector, yakni Polri di back up TNI. Sinergitas Bawaslu, KPU, Polri dan TNI untuk mengantisipasi potensi kerawanan selama rangkaian Pemilu.

Dijelaskannya, ada beberapa wilayah yang memiliki indeks kerawanan seperti di Kabupaten Lombok Timur, namun faktornya hanya persoalan teknis pemilihan sedangkan di Pulau Sumbawa terkait dengan situasi sosial yang bisa mempengaruhi kelancaran pemilihan.

Khusus untuk pemberitaan yang bersifat hoax, lanjutnya, kami sepakat untuk memerangi berita hoax. ” Bawaslu dalam hal ini akan melakukan koordinasi dengan semua pihak dan klarifikasi pemberitaan tersebut,” pungkasnya. (Dhy)