Loading...

Soal Pemberitaan Penganiayaan Oleh Oknum TNI Lanud Sulaeman, Tidak Benar!

IMG_20190303_135341

JayantaraNews.com, Kab Bandung

Adanya aksi penganiayaan yang terjadi di Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, yang sebelumnya diberitakan bahwa oknum dimaksud adalah dari Lanud Sulaeman, nyatanya Tidak Benar!

Informasi terakhir didapat, bahwa pelakunya adalah dari oknum Anggota TNI Paskhas dengan inisial TT.

Aksi penganiayaan oleh TT, yang beredar di masyarakat sebagai anggota TNI AU di Lanud Sulaeman ternyata tidak benar, dan dia diduga seorang anggota Paskhas. ” Mungkin karena dia adalah warga baru, masyarakat pun tidak mengetahuinya dia dinas dimana, hanya tahunya dia selalu terlihat di Lanud Sulaeman, maka tafsiran masyarakat, dia adalah salah seorang anggota TNI AU Lanud Sulaeman.

IMG_20190303_135355

Namun setelah dilakukan penelusuran lebih jauh, ternyata TT diduga anggota Paskhas yang selalu ada di Lanud. Hal ini seperti yang dikatakan oleh salah seorang warga,” Bukannya dia (TT) dari Lanud Sulaeman Pak, karena saya sering lihat di Lanud Pak. Jadi oknum Paskhas ya. Orangnya agak sedikit arogan dan yang dilakukannya seperti seorang preman saja,” jelas warga RW 06.

Berdasarkan laporan yang dilakukan oleh pelapor, bahwa memang benar adanya, dia (TT) adalah oknum anggota Paskhas, dan kini masyarakat pun baru mengetahuinya. ” Makanya saya merasa aneh, kok anggota Lanud arogan gitu, padahal anggota Lanud Sulaiman itu orangnya baik dan selalu dekat dengan masyarakat, eh setelah ada seorang anggota TNI yang bernama TT, kenapa beda!, bahkan arogannya timbul,” jelas warga.

” Saya pun sering berpikir, apakah dia orang Lanud atau bukan. Untung sekarang ada yang ngasih tahu, bahwa dia oknum Paskhas, karena walaupun bertetangga, tapi saya tidak tahu anggota TNI mana, kirain di sini ternyata di sana ya,” ujar warga lagi.

Aksi penganiayaan yang diduga oleh oknum TNI Paskhas yang dilihat warga selalu nongkrong di Lanud Sulaiman itu, ternyata penganiayaan terhadap Ketua RT-nya sendiri (Babay), warga Kampung Cikambuygirang, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

Dalam penganiayaan yang dilakukan oleh Oknum TNI itu, Babay mendapatkan luka yang cukup serius, karena dipukul oleh sangkur beberapa kali.
” Ya pak, saya dipukul dengan sangkur, saya pun tidak tahu saya punya salah apa, karena pada waktu kejadian, saya sedang ada di rumah Pak Haji Ibrahim untuk ngobrol masalah tanah, dan tidak lama kemudian oknum TNI itu datang, namun selang beberapa jam, dia langsung menyerang saya dengan sangkur ke pelipis kiri saya. Dia memang warga saya, dan baru bebeberapa bulan menetap di kampung sini, saya kira dia adalah anggota TNI dari Lanud karena sering bersama teman-temannya dari Lanud ngobrol- ngobrol, ya sekarang baru tahu dia adalah anggota TNI dari Paskhas,” ujar Babay.

Kini warga Kampung Cikambuygirang baru mengetahui, kalau dia sebagai anggota TNI dari Paskhas, dan mudah-mudahan saja, tindakan penganiayaan ini bisa ditindaklanjuti oleh POM.
” Saya ucapkan terimakasih kepada anggota POM yang telah ramah menerima laporan pengaduan saya tentang penganiayaan oleh oknum TNI. Maka dari itu, saya ucapkan banyak-banyak terimakasih, semoga laporan ini bisa ditindaklanjuti secepatnya,” jelas Babay. (Tim)

5 KOMENTAR

  1. ini fitnah cuma sebelah pihak memang betul ada penganiyaan oleh anggota paskhas tersebut karena korban sudah menipu anggota paskhas dan anggota pom soal tanah dan yang menyebarkan berita ini juga seorang pembohong karena mengaku seorang jaksa padahal dia wiraswasta

      • saya pelaku nya pak. saya berbuat seperti itu ada alasannya, korban itu sdah menipu saya,rekan saya sesama anggota AU, kemudian beberapa warga sipil, saat pemukulan terjadi itu sdg meminta pertanggung jawaban korban sesuai perjanjian yg sdah di buat dan di tanda tangani

      • permasalahan dgn saya sdah 1 tahun lebih dgn rekan saya sdah 3 tahun lebih, semua nya masalah pembelian rumah dan tanah tetapi suratnya tidak pernah di urus

  2. saat ini juga anggota paskhas tersebut sedang membantu menyelesaikan masalah surat 4 orang warga yang di tipu oleh korban, saat kejadian itupun warga yang di tipu ada di lokasi untuk meminta pertanggung jawaban masalah surat tanah kepada korban

Comments are closed.