Dugaan Banyaknya Pelanggaran, PT. JLM Karawang Bakal Diproses Secara Hukum

IMG_20171113_162326

Karawang – jayantaranews.com

Terkait persoalan PT. Jatisari Lestari Makmur (JLM), Pemerhati Pemerintahan dan Politik, Andri Kurniawan mengatakan, persoalan krusial bukan pada Pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang saja, melainkan pada pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009, tentang LP2B dan juga Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014, tentang Perindustrian.

Kalau persoalan Kadis DPMPTSP tidak membuat laporan ke Polisi, Itu tidak jadi soal. Karena terkait Pemalsuan, nantinya juga akan terungkap dari proses hukum soal dugaan pelanggaran 2 (dua) undang-undang tersebut, terang Andri.

Benar apa yang dikatakan oleh Pak Dedi Achdiat, Kadis DPMPTSP, bahwasanya, beliau tidak perlu membuat laporan Polisi lagi, karena sudah ada masyarakat yang melaporkannya. “Dan menurut saya, ini bukan delik aduan yang mesti di laporkan. Polisi sudah bisa bergerak, cukup dengan Laporan Informasi (LI),” ucapnya lagi.

IMG_20171113_162312

Menurut Pemerhati Pemerintahan dan Politik ini menambahkan, kalau dengan dasar informasi yang selama ini berkembang di masyarakat melalui berbagai macam media, jelas sikap Pak Dedi Achdiat, selaku Kadis DPMPTSP Karawang, sudah benar.

Jadi, ujar Andri, lebih baik masyarakat tunggu saja hasil dari proses yang sedang berjalan. Tidak perlu ada lagi desak mendesak agar Kadis DPMPTSP membuat Laporan Polisi. Kita percayakan penuh saja kepada Penegak Hukum. Karena apa yang telah dilakukan oleh pihak Kepolisian, sudah sangat tepat, katanya.

Tinggal sekarang kita kawal saja prosesnya, tanpa harus mendesak-desak Kadis DPMPTSP Karawang membuat Laporan Polisi (LP).

“Saya meyakini, kalau permasalahan ini bisa dituntaskan oleh Penegak Hukum, terlepas nanti siapa yang bersalah, itu semua butuh proses untuk kepastian hukum,” papar Andri.

Selama ini kita tetap kedepankan azas praduga tak bersalah, karena kita tidak boleh langsung menuduh siapa yang bersalah. Biar diselidiki dan disidik dulu oleh yang berwenang, selanjutnya nanti diuji melalui lembaga Peradilan, tambahnya.

Dalam hal ini, ada baiknya kita support terus pihak Kepolisian untuk menuntaskan permasalahan ini sampai tuntas, demi terpenuhinya rasa keadilan semua pihak dan demi adanya kepastian hukum, tandasnya. (Ndri / JN 01)