Kembangkan Wisata Off Road Berwawasan Lingkungan

IMG_20171112_150948Suasana acara pisah sambut Administratur Perhutani KPH Bandung Utara, Di Kantor Perhutani KPH Bandung Utara, Jalan Cianjur No. 1 A Bandung

Bandung – jayantaranews.com

Menghirup udara pagi, hutanku sambut berseri, matahari sinarnya berseri, hutanku, hutan kita di Batu Kuda, di Manglayang.

Penggalan lagu bernuansa alam yang dibawakan penyanyi balada Ferry Curtis, menjadi benang merah yang begitu terasa di acara pisah sambut Pejabat Adiministratur Perhutani KPH Bandung Utara, di Kantor Perhutani KPH Bandung Utara, Jalan Cianjur No. 1A Bandung, Selasa (7/11/2017).

Batu Kuda dan Kawasan Gunung Manglayang adalah tempat yang tengah dikembangkan menjadi wana wisata.

Sektor wisata memang menjadi kekuatan KPH Bandung Utara. Sektor ini banyak menarik minat pihak swasta.

“Banyak mitra yang ingin bekerjasama dengan kita untuk mengembangkan wisata,” ucap Denny Rafidin, dalam sambutannya.

Denny Rafidin menjabat Administratur KPH Bandung Utara selama 8 bulan. Denny memasuki masa pensiun dan diganti oleh adminsitratur baru yaitu Komarudin.

KPH Bandung Utara dikenal dengan kekuatan wana wisatanya. Sektor wisata menjadi lumbung pendapatan KPH Bandung Utara. Banyak wana wisata yang sudah dikembangkan, seperti, cluster Cikole, Puncak Bintang, Batu Kuda, Sendang Geulis, Curug Pelangi, Curug Astrounot, Bukit Senyum, Pal 16 dan banyak lainnya.

Saat ini, diantara jenis wisata yang dikembangkan, wisata petualangan seperti wisata offroad banyak dilirik swasta.

Hal tersebut juga disinggung pejabat baru Admisnitratur KPH Bandung Utara, Komaruddin. Menurutnya, wisata off road bisa dikembangkan dengan berbasiskan lingkungan.

“Wisata off road bisa dikemas dengan baik dan berwawasan lingkungan, kita ciptakan Green Off Road,” kata Komarudin.

Off road berwawasan lingkungan bisa menjadi sarana para off roader untuk turut menjaga lingkungan, sekaligus menepis kesan bahwa olaharaga off road merusak lingkungan. (Didoe JN)