Peran Alumni STM / SMKN 2 Tasikmalaya Dalam Memotivasi Pendidikan Almamaternya

IMG_20171111_130700

TSM – jayantaranews.com

Selintas Sejarah Berdirinya SMK Negeri 2 Tasikmalaya

Dalam rangka mengisi dan ikut sumbangsih terhadap kemajuan pendidikan anak bangsa ditambah pula dengan banyaknya animo masyarakat di daerah Tasikmalaya, selain menampung tamatan dari sekolah teknik yang akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, tentunya perlu keberadaan Sekolah Teknik Menengah untuk menghasilkan tenaga ahli teknik tingkat menengah yang memiliki keterampilan memadai serta siap pakai untuk mengisi kesempatan yang lebih menunjang.

Berangkat dari urun rembug beberapa tokoh masyarakat, unsur Pejabat Pemerintah di Kabupaten Tasikmalaya, yang akhirnya terinspirasi untuk mengusulkan kepada Pemerintah Pusat, agar di Kabupaten Tasikmalaya dapat didirikan Sekolah Teknik Menengah Negeri.

Proses perjuangannya memang cukup panjang, walaupun kemudian pada saat itu turunlah Surat Keputusan Kepala Jawatan Pendidikan Teknik No : 1/PBS/Dj/1961 tertanggal 20 September 1961 dan pada tanggal 1 Nopember 1961 Sekolah Teknik Menengah Negeri Tasikmalaya dibuka secara resmi.

Sekolah Teknik Menengah Negeri yang beralamat di Jalan RAA. Wiratanuningrat No.10/12, awalnya hanya menerima 160 siswa dari 225 pendaftar, setelah secara resmi dibuka pada tahun 1961.

Ketika awal berdiri, STM Negeri 2 Tasikmalaya dipimpin oleh Bapak R. Surya Sugiarto, BE dengan mendapat izin membuka tiga jurusan, yaitu : Jurusan Mesin Umum, Jurusan Listrik dan Jurusan Bangunan Gedung.

IMG_20171111_130646

Karena adanya kesulitan teknis peralatan praktek dan langkanya tenaga pengajar pada waktu itu, Jurusan Listrik pembukaannya ditangguhkan beberapa waktu. Namun selang berapa lama kemudian, Jurusan Listrik tersebut baru dibuka kembali pada tahun 1972.

Pada tahun 1966, STM Negeri Tasikmalaya mendapat ruangan belajar tambahan berdasarkan Surat Perintah Pepelrada Jawa Barat No.Print.63_5/Pepelrada DB/66 tertanggal 30 Mei 1966, dan STM Negeri Tasikmalaya saat itu menerima penyerahan 9 ruang teori bekas sekolah asing Cina, yang beralamat di Jalan Pengaduan Kuda No.42 Tasikmalaya.

Berjalannya waktu, pada tahun 1987, STM Negeri 2 pernah menggunakan kegiatan belajar mengajar di tiga lokasi sekaligus, yaitu di Jln. RAA. Wiratanuningrat No.12, Jalan Tentara Pelajar dan Jalan Noenoeng Tisnasaputra. Dan di lokasi terakhir inilah, STM Negeri 2 Tasikmalaya dibangun Pemerintah Pusat dengan bantuan dana dari ADB (Asian Development Bank) Loan 356.

Perubahan demi perubahan pun terjadi, hingga semenjak 1987, seluruh kegiatan pindah ke Jalan Noenoeng Tisna Saputra yang berada di Kp. Sindanggalih, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Kampus ini pun diresmikan secara simbolis di PPPG Pertanian Cianjur pada tahun 1991 oleh Mendikbud Prof. Dr. Fuad Hasan secara bersamaan.

Era dan kebijakan Pemerintahan pun mengalami banyak perubahan. Hingga pada akhirnya, karena adanya perubahan nomenklatur sekolah, pada tahun 1994, STM Negeri 2 Tasikmalaya, berubah namanya menjadi SMK Negeri 2 Tasikmalaya.

Direlease kembali oleh : Nunung Komalasari, almamater STM Negeri 2, angkatan ’90.