Rencana Pemkab Karawang Buka TPA Di Leuwisisir, Bisa Berakibat Fatal !

IMG_20171104_093324

Karawang – jayantaranews.com

Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, yang berkeinginan untuk membuka Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Leuwisisir Desa Mekarmulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, mendapat reaksi keras dari warga setempat. Pasalnya, lokasi tersebut merupakan langganan banjir tahunan. Sementara, rencana pembuatan TPA itu pun bukan hanya di Desa Mekarmulya saja, melainkan beberapa desa tetangga, salah satunya Desa Karangligar.

Apa jadinya kalau sampai ada TPA sampah di situ ?. Tidak adanya TPA sampah saja, kalau musim banjir datang, warga setempat kondisinya sangat memprihatinkan. Seperti yang kita semua ketahui, saat musim hujan datang, air bisa sampai ke atap rumah warga, bahkan ada yang sampai tidak terlihat sama sekali karena tertutup air. Dan kondisi seperti itu bisa berminggu-minggu. Kadang hujannya di hulu pun, imbasnya ke daerah lain karena luapan air Cibe’et, karena memang lokasi tersebut sering kali banjir.

“Jika benar Pemkab Karawang berkeinginan membuat TPA sampah Leuwisisir, saya sarankan, lebih baik jangan lah. Sebab dampaknya sangat fatal, kasihan warga di situ dan sekitarnya,” ungkap Andri Kurniawan, tokoh masyarakat yang juga salah satu Pemerhati Pemerintahan dan Politik Kabupaten Karawang saat dikonfirmasi jayantaranews.com, Sabtu (4/11).

Dapat kita bayangkan, apa jadinya apa bila musim banjir datang. Selain lumpur, sampah dari TPA Leuwisisir yang terbawa hanyut oleh air masuk ke rumah warga, kata dia.

“Namun saya berkeyakinan, Pemkab Karawang pasti berpikir ulang terkait dampaknya, apa bila ada TPA sampah di Leuwisisir,” Andri melanjutkan.

Lagi pula, kalau warga setempat menolak dan tidak memberikan izin, tentu Pemkab Karawang pun tidak akan memaksakan kehendaknya. Toh masih banyak lokasi lain yang bisa dijadikan TPA sampah selain Jalupang.

“Saya mengajak Pemkab Karawang untuk berdiskusi, untuk mencari lokasi lain sebagai TPA sampah. Jika memang Jalupang sudah overload dan jarak tempuh terlalu jauh, tentu masih ada solusi, karena saya paham betul lokasi tersebut dan bisa berdampak fatal ketika musim hujan datang,” pungkasnya.
(Ndri / Goes JN)