BE Mantan Pramugari Garuda, Bantah Isu Perselingkuhannya dengan RK, Atlet Berkuda Nasional

IMG_20180127_190031

Jakarta – Jayantara News

FB_IMG_1515036941798

Setelah diisukan terlibat perselingkuhan dengan RK yang merupakan Atlet Berkuda Nasional, ‘BE’ mantan Pramugari Garuda akhirnya angkat bicara.

Baca : Soal Perselingkuhan Atlet Berkuda Raymen, Akan Dilaporkan Ke Bos Kentauros <a href=”http://jayantaranews.com/soal-perselingkuhan-atlet-berkuda-raymen-akan-dilaporkan-ke-bos-kentauros/”>

BE membantah isu tersebut. Dirinya mengaku hubungannya dengan RK hanya sebatas pelatih dan murid di bidang olahraga berkuda.

“Apapun yang dituduhkan di situ, semuanya tidak benar. Itu antara murid dan pelatih,” ujar BE kepada wartawan di Pengadilan Agama, Jakarta Barat, Kamis (25/1/2018).

Baca juga : Selingkuhi Isteri Orang, <a href=”http://jayantaranews.com/selingkuhi-istri-orang-atlet-raymen-kaunang-akan-dilaporkan-ke-organisasi-cabor-berkuda/”>

Kehadiran Belinda di Pengadilan Agama Jakarta Barat untuk memenuhi sidang perceraiannya bersama TN.

BE menjadi siswi olaraga berkuda sejak 8 (delapan) bulan lalu. Saat itu BE kebetulan mendaftar dan memilih untuk dilatih oleh RK. Selain BE, kakak kandungnya juga ikut latihan berkuda di salah satu sekolah berkuda yang berlokasi di Kabupaten Bogor.

Di tengah kasus yang menimpanya, saat ini BE mengaku dirinya ingin hidup tenang bersama anak-anaknya.

“Harapannya, saya cuma mau hidup tenang bersama anak-anak saya. Saya seorang ibu, saya tidak mau berantem,” tuturnya.

Sebelumnya BE dilaporkan suaminya TN ke Polsek Caringin Bogor atas tuduhan perzinahan.

Diungkapkan kuasa hukum TN, Ronald Antoni Sirait, sebelum dilaporkan, kliennya terlebih dahulu mengikuti RK dan BE hingga kedua orang itu cek in di Hotel Kinasih, Caringin, Kabupaten Bogor. Singkatnya, setelah diketahui tengah berduaan kemudian tim pengacara menyerahkan bukti dugaan zina ke Kepolisian Sektor Caringin.

“Jadi hari itu Sabtu, 16 Desember itu kami sudah di sana dan sudah tahu mengintai di hotel itu,” ungkap Ronald.

Ronald menjelaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke Kepolisian sesuai dengan hukum yang berlaku. Langkah ini ditempuh juga demi
menjaga psikologis anak.

“Takutnya nanti bergejolak, anak segala macamnya jadi terganggu psikologisnya. Memang begitu ini akan diserahkan ke hukum. Kita kan tidak mau melanggar undang-undang hukum dengan main gerebek, hukumnya diserahkan Kepolisian,” katanya.

Sementara itu, Mochammad Arva, kuasa hukum BE, mengatakan akan meluruskan
tuduhan perzinahan terhadap kliennya nanti dalam persidangan.

“Kita akan luruskan nanti dalam pengadilan,” ujarnya. (Didoe JN)