Kolaborasi Pemdes Tegalluar & Prajurit Siliwangi Pantang Menyerah Sukseskan Citarum Harum

IMG_20180228_174055

Bojongsoang – Jayantara News

IMG_20180202_185549

Sampah Teror Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, dan kembali menumpuk dan tertahan di Sungai Cikeruh, sampai tertahan di jembatan. Sampah yang cukup luar biasa ini pastinya mengganggu masyarakat sekitar, karena cukup bau, dan rencananya akan diangkut pakai alat berat (Beco).

IMG_20180228_174109

Menurut Kapten Nasrul Dansub Sektor 1, saat ditemui Jayantara News, Selasa, 27-02-18 pukul: 11:00 WIB, terkait Citarum Harum ini, sampah harus kita upayakan diangkut, karena jelas ini cukup banyak, walau kesulitan tetap kita angkut gimana caranya, karena sebagai Prajurit Siliwangi, tidak akan menyerah untuk mensukseskan Citarum Harum yang kita cintai, tegasnya.

Sampah yang konon kiriman ini, ujar Nasrul, menumpuk di Jembatan Cikeuruh, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Sampah yang cukup tebal dan bau ini, pastinya cukup meresahkan warga, karena bau.

IMG_20180228_174137

Menurut Epen, warga Tegalluar, sampah ini kiriman, karena sebelum banjir, sungai bersih dan aman dari sampah. Pada hujan besar pasti banjir, sampah banyak datang dan tertahan di Jembatan Cikeruh, dan diduga sampah dari luar.

Bayangkan, orang bisa berdiri di atas sampah, perahu karet saja gak menyentuh air, tapi di atas sampah, pasti tebal sekali sampahnya, dan berbangkai, ungkapnya.

Akhirnya sampah diangkut dari sungai pakai alat berat, dan masih dalam pemikiran upaya untuk membuangnya, mengingat situasi masih banjir di wilayah tersebut, imbuh Epen.

“Dalam pengangkutan sampah ini, saya selaku Dansub, harus mengawasi dan ikut dalam pengerukan. Prajurit Siliwangi harus sigap dan siap, semua ini demi rakyat Jawa Barat, agar sungai aman dari sampah dan limbah, karena Citarum Harum harus sukses”.

“Prajurit Siliwangi dan masyarakat harus bebarengan dan ikut andil dalam Citarum Harum, agar ada kebersamaan,” tegas Nasrul.

IMG_20180228_174123

Di kesempatan yang sama, Kades Tegalluar, Galih Hendrawan menuturkan,” saya selaku Kepala Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, tetap mendukung dalam Program Citarum Harum, apa lagi sampah ini bukan dari masyarakat kita, melainkan sampah kiriman, meski kita pun kena imbasnya dari banjir dan sampah yang menumpuk di wilayah kami,” pungkasnya.
(Chok JN)