Kombes Pol Erwin C Rusmana, Apresiasi Kiprah Bimas Astana Anyar Dalam Program Polisi Peduli

IMG_20180201_124425

Astana Anyar – Jayantara News

FB_IMG_1515036941798

Dalam rangka mendekatkan diri antara unsur POLRI dengan segala komponen lapisan masyarakat, ditunjang lagi dengan adanya Promoter POLRI, agar menjadikan seorang anggota Polisi yang Profesional, Modern dan Terpercaya, tentunya harus dicanangkan dalam sebuah program. Salah satunya adalah Program ‘Polisi Peduli’, di mana program ini sudah berjalan dari tahun 2013 lalu.

IMG_20180201_124533

Banyak cara dalam mengimplementasikan “Program Polisi Peduli” dimaksud. Salah satunya adalah melalui pendekatan dengan para petani di pedesaan maupun kelurahan wilayah terkait.

Hal ini tidak bedanya dengan kiprah salah seorang anggota Kepolisian (Bhabinkamtibmas) yang bertugas di salah satu kelurahan, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung.

Peran Bimas di salah satu Kelurahan, Kecamatan Astana Anyar ini, selain melakukan pembinaan kepada masyarakat agar tercipta kondisi yang menguntungkan bagi pelaksanaan tugas Polri di desa / kelurahan, namun juga melakukan pemberdayaan kepada masyarakat sekitar.

Setidaknya, dia sudah bisa merubah suasana sungai di perkampungan yang padat penduduk, di wilayah Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, dari yang beraroma bau tidak sedap menjadi bau yang segar. Tidak hanya itu. Bahkan banyak masyarakat yang tadinya pengangguran, para pecandu dan pengedar Narkoba, kini berpenghasilan cukup baik dan menjadi petani yang giat dan rajin bekerja. Hal demikian seperti diungkapkan Kombes Pol Drs Erwin C Rusmana, SH.MH, selaku pembina di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, ditemui Jayantara News, Kamis, 1 Januari 2018.

Kang Erwin, sapaan akrabnya, yang juga salah seorang Ketua Pembina di BPI KPNPA RI (Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia) tersebut, selain melakukan Tupoksi nya dari unsur Kepolisian, namun aktivitas rutinnya tiap Sabtu dan Minggu selalu intens berkeliling dari Bandung hingga Kota Garut. Hal tersebut dia lakukan semata-mata-mata sebagai bentuk ibadah, di samping peduli dan memberikan perhatian khusus pada daerah padat penduduk yang lingkungannya kotor.

“Alhamdulillah. Yang kuasa masih memberikan kenikmatan yang sangat luar biasa, hingga saya masih bisa melakukan aktivitas rutin berkeliling sembari memantau perkembangan akan Program Polisi Peduli ini,” ujarnya ditemui Jayantara News, di sela-sela kunjungan rutinnya.