Perangi Sampah, Masyarakat Cibeunying Cimenyan Bersihkan Aliran Sungai Cidurian

IMG_20180218_092514

Cibeunying – Jayantara News

IMG_20180202_185549

Sebagaimana disampaikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung khususnya, bahwa persoalan sampah masih menjadi hal yang harus segera ditanggulangi.

IMG_20180218_092358

Untuk Kabupaten Bandung sendiri, masyarakat bisa menghasilkan 1.400 ton sampah yang dihasilkan oleh 3,6 juta jiwa masyarakat Kabupaten Bandung.

IMG_20180218_092345

Sementara itu, kepedulian masyarakat Kabupaten Bandung, masih belum bisa mengimplementasikan perihal membuang sampah pada tempatnya. Bahkan cenderung membuangnya ke aliran sungai. Tentu saja dampaknya akan sangat luar biasa, salah satunya berimbas pada longsor dan terjadinya banjir di mana-mana.

IMG_20180218_084241_HDR

Sehubungan dengan itu, hari ini, Minggu, 17 Februari 2018, masyarakat Cibeunying bersama-sama dengan jajaran Kelurahan Cibeunying, rengrengan dari Kecamatan Cimenyan (Satpol PP), Karang Taruna Kelurahan, LPM, Linmas, Barkodji, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan masyarakat sekitar, giat melakukan kerjabakti terkait operasi bersih masalah sampah yang mengotori aliran anak Sungai Cidurian yang meliputi wilayah RW : 01, 02, 04, 21, 23, & 25, Kelurahan Cibeunying, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Hal ini sebagaimana diungkapkan Asep Rahayu, selaku Kepala Kelurahan Cibeunying, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, saat ditemui Jayantara News, di sela-sela kegiatan.

IMG_20180218_083858_HDR

Asep mengharapkan, agar kegiatan seperti ini rutin dilakukan. Mengingat selama ini banyak kejadian di wilayah Cibeunying, akibat dari tersumbatnya aliran Sungai Cidurian. Hal ini dilakukan agar sinergi antara Program Pemkab Bandung, juga atas arahan Pak Bupati, Pak Camat Cimenyan juga Program Kodam III Siliwangi terkait pembersihan sampah wilayah Bandung dan sekitarnya.

IMG_20180218_103332

“Setidaknya warga bisa saling mengontrol kondisi aliran Sungai Cidurian, agar selalu bersih dari sampah,” pesannya.

Program kedepan, kata Asep, kita lakukan penanaman pohon sepanjang bantaran anak Sungai Cidurian, meski sudah kita lakukan. “Namun untuk antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terjadinya longsor, kita mesti intens,” tegasnya.

(Yudin/Gus Basan JN)