Diduga Kelabui Honorer Hingga Ratusan Jt, Oknum Pejabat Subang Dilaporkan Ke KPK!

IMG_20180302_133005

Subang – Jayantara News

FB_IMG_1515036941798

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus segera turun tangan, terkait kasus honorer kategori 2 (K2). Kasus yang terjadi di Kabupatenr Subang, Jawa Barat ini syarat korupsi.

Baca Juga : <a href=”Diduga Dijanjikan Jadi PNS Oleh Oknum Pejabat Pemkab Subang, Ratusan Juta Rupiah Uang K2 Raib! – http://jayantaranews.com/diduga-dijanjikan-jadi-pns-oleh-oknum-pejabat-pemkab-subang-ratusan-juta-rupiah-uang-k2-raib/”>

Kasus ini melebar setelah adanya perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah dimintai uang untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui AS, yang bertugas di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Subang. Ia diduga telah menerima uang yang sangat fantastik jumlahnya dan nilainya pun sangat bervariasi, mulai puluhan juta hingga ratusan juta.

Salah satu korban AS yang menemui wartawan mengatakan, dirinya telah lulus test penerimaan CPNS. Oleh AS, korban diminta menyediakan uang sebesar Rp 125 juta, korban menyiapkan uang itu untuk menjadi PNS. Sialnya, ketika di cek oleh korban melalui website maupun madding dimana dia ditempatkan, namanya tidak ada.

“Saya ingin kembali uang saya, hingga sampai saat ini tidak ada itikad baik dari pejabat tersebut. Sampai-sampai saya hubungi melalui telepon pun nomor tidak aktif, didatangi ke kentornya pun tidak pernah ada di tempat,” kata pria yang tidak mau disebut namanya.

Kasus ini telah dilaporkan kepada KPK. Gurita tenaga honorer ini melibatkan salah satu pejabat tinggi di Kabupaten Subang berinisial Abd. Berbekal data yang dimiliki media ini, Abd telah menerima uang sebanyak Rp 2,3 miliar dari HT salah satu Kabid di BKD.

Ketika Tim Media melakukan konfirmasi kepada Abd di kantornya yang terletak di lantai dua, menyangkut aliran dana yang masuk, siswa yang magang di kantor itu mengatakan, bahwa bapak tidak ada,” bapak umroh, sore ini baru berangkat,” katanya, Senin (27/2) sore.

Aliran dana dari para tenaga honorer yang telah diiming-imingi oleh AS dalam mengikuti test dan gagal menjadi PNS, KPK segera periksa para oknum pejabat yang telah menerima aliran dana itu. (Tim)