Asper BKPH Lembang : Hutan Tutupan & Sumber Mata Air Hutan Cikole Lembang Dijamin Terjaga

IMG_20180501_172115

Feri Yustianto (kiri), Asperity BKPH Lembang berfoto bersama Mochamad Wachyudi Memet Kepala Bidang Geologi Lingkungan dan Geologi Lingkungan Badan Geologi Kementerian ESDM RI, dan Anggota DPD RI Eni Sumarni, usai acara Sawala Lingkungan Hidup di Cikole, Lembang, Kamis (26/4).

JAYANTARANEWS.COM, BANDUNG

FB_IMG_1515036941798

” Belum lama ini kita menyelesaikan program RHL, kita menanam pohon di atas lahan seluas 200 hektar dalam waktu 3 bulan,” demikian dikatakan Feri  Yustianto, Asper BKPH Lembang,  Perhutani KPH Bandung Utara usai acara Sawala Lingkungan Hidup awal pekan lalu, di Cikole Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

“Program RHL meningkatkan fungsi ekologi hutan kawasan Cikole”

” Kegiatan ini keberhasilan Perhutani dengan masyarakat sekitar hutan,” tandas Feri.

Sebelumnya hutan di wilayah RPH Lembang, BKPH Lembang, KPH Bandung Utara merupakan hutan produksi, namun kemudian statusnya diubah menjadi hutan lindung.

Dibeberapa bagian hutan Cikole terdapat kegiatan wisata. Kegiatan wisata di hutan Cikole harus memenuhi kaidah kehutanan, yakni tidak boleh mengubah bentang alam, menebang pohon dan tidak boleh mendirikan bangunan permanen.

Kendati ada kegiatan wisata, lanjut Feri, pihaknya menjamin hutan tutupan dan sumber mata air di BKPH Lembang dijamin terjaga keberadaanya.

” Hutan tutupan dan sumber mata air di BKPH Lembang kita jamin keberadaanya,” ujar Feri.

Untuk sumber mata air sudah lama dimanfaatkan warga sekitar untuk kebutuhan sehari – hari secara gratis.  Sedangkan kerjasama pengelolaan air secara komersil dilakukan dengan PDAM Tirta Raharja. (Didoe JN)