Imbas Limbah Celup Pabrik Kain & Sarung Seputaran Solokan Jeruk, Saling TUDING!

IMG_20180502_192518

JAYANTARANEWS.COM, Kab Bandung

FB_IMG_1515036941798

Limbah celup pabrik kain dan sarung seputar Solokan Jeruk, Sasak Bengkung, yang mengalir ke selokan air secara langsung ke sungai, menjadi SALING TUDING.

Anas sendiri selaku pemilik, menjelaskan bahwa dirinya sudah didatangi pihak – pihak terkait, dan sudah diselesaikan. Ternyata hal ini baru saja tahu saat di infokan oleh JAYANTARANEWS.COM. Terlihat jelas, hong saluran limbah langsung buang ke selokan air.

Dikonfirmasi langsung secara terpisah di Polsek Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Rabu (02-05-18) pukul: 11:40 WIB, Unit Reskrim Soljer, “Adik” selaku Penyidik Polsek Soljer tidak berkata banyak, dan mengarahkan untuk langsung ke Kapolsek atau Kanit Reskrim, karena dalam hal ini dirinya tidak mau memberikan keterangan, terkait air limbah yang mengalir langsung ke selokan. Dikhawatirkan salah memberikan informasi, tunggu saja di kantin sampai Kanit ke kantor,” ucapnya.

IMG_20180502_192531

Kanit Reskrim Soljer “Ipda Indra”, saat diwawancara di ruangannya menjelaskan,” terkait air limbah yang berwarna itu, belum tentu berbahaya, karena dalam kasus ini jelas ranahnya Tipidter dan Polsek tidak ada, pastinya di Polres, namun dalam penanganan kasus ini harus detail, jelas laporan dan buktinya, jangan sampai asal saja, jangan sampai pabrik syrop marjan dan lainnya, itu juga keluarkan warna, jadi bila warna itu belum tentu limbah bahaya, karena aman untuk ekosistem,” bebernya.

IMG_20180502_192506

Dirinya juga baru tahu, setelah mendapatkan informasi terkait air limbah celup yang langsung digelontorkan ke selokan, adapun bila Anas pemilik pabrik kain yang mengatakan pihaknya datang ke lokasi dan meneliti terkait limbah celupnya, itu tidak benar. Mungkin saja ada tetangganya, dan mengatasnamakan karena kenal, apa lagi sampai katakan pernah ajukan TV. Polsek kan ada pagu diva anggarannya, gak perlu karena barang inventaris itu harus dilaporkan. Saya akan datangi dan crosscheck ke lokasi,” jelas Kanit.

(Hdr/Asep Dr JN)