Loading...

MIRIS! Jelang Lebaran, PTPN 1 ACEH PECAT Ratusan Buruh Tanpa Tenggang Rasa

IMG_20180612_002642

JAYANTARANEWS.COM, ACEH

FB_IMG_1515036941798

Ratusan Buruh Harian Lepas (BHL) di beberapa avdeling perkebunan PTPN I (Persero) Aceh, dikabarkan telah dipecat secara sepihak tanpa tenggang rasa oleh Direksi Perusahaan milik BUMN tersebut. Padahal, buruh harian lepas itu telah bekerja antara 3 sampai 6 tahun. Namun, menjelang Lebaran Idul Fitri 1439 H, jangankan diangkat sebagai karyawan, Direksi PTPN I Aceh justru memberhentikan mereka begitu saja.

Keterangan yang diperoleh Tim Media, dari beberapa buruh harian lepas PTPN I yang telah dipecat, Senin (11/6), menyebutkan, selama ini mereka telah bekerja secara maksimal di PTPN I Aceh sebagai buruh harian lepas. Bahkan kerja para buruh ini diantaranya sebagai pemanen, merupakan pekerjaan penting sebagai ujung tombak produksi Perusahaan Milik Negara ini.

Para buruh tersebut telah bekerja dalam waktu yang begitu lama yaitu antara 3 sampai 6 tahun tanpa ada ikatan kontrak apapun dengan pihak perusahaan. ” Selama ini kami bekerja dengan harapan perusahaan bisa menjadikan kami karyawan. Tapi disaat menjelang lebaran seperti sekarang, kami malah diberhentikan secara sepihak tanpa ada tenggang rasa sedikitpun dari pihak Direksi,” keluh salah seorang buruh.

Karenanya, para buruh mengaku tidak terima dengan sikap perusahaan yang telah memberhentikan mereka secara sewenang – wenang tanpa tenggang rasa. Sebagai tindak lanjut, para buruh ini berencana segera melakukan gugatan hukum terhadap perusahaan dimaksud. ” Dalam waktu dekat, kami akan ajukan gugatan secara hukum atas keputusan PTPN I Aceh yang telah memberhentikan kami,” ujar mereka.

Sementara, Direktur Utama PTPN I Aceh Uri Mulyari yang dikenal “elergi” terhadap Pers, tidak berhasil ditemui untuk didapat konfirmasinya terkait pemberhentian secara sepihak buruh harian lepas. Bahkan beberapa saluran komunikasi yang bersangkutan juga tidak terhubung, hingga berita ini ditayangkan.

Tim Media :
AFNEWS.CO.ID/JAYANTARANEWS.COM