Dansektor 8 Tagih Janji PT Waitex Terkait Mesin Baru Pengolah Limbah

IMG-20180822-WA0004

JAYANTARANEWS.COM, Kab Bandung

IMG_20180628_215930

Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap perusahaan yang berada di Sektor 8 menjadi prioritas utama Kol Czi Aby Ismawan, selain membenahi bantaran Citarum yang berada di wilayah Sektor 8 dengan panjang sekitar 9 Km.

Seperti yang dilakukannya pada hari Selasa (21/8), Dansektor melakukan kegiatan rutin harian, salah satunya adalah mendatangi PT Warna Indah Texstil (Waitex) di Jalan Cilampeni KM 7 Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

Kedatangannya kali ini terkait janji PT Waitex tentang pengadaan Mesin Penunjang untuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yang dipesan dari Cina bulan Agustus 2018 lalu.

Dalam keterangannya, Indra Gunawan, Direktur PT Waitex menjelaskan fungsi dari mesin yang baru dipasangnya. ” Mesin ini menjadi salah satu penunjang pada pengolahan limbah kami, mesin Multi screwpres ini untuk mengatasi lumpur di IPAL, sehingga tidak ada lagi lumpur dari IPAL yang akan terbuang ke aliran Sungai Citarum,” jelasnya kepada Dansektor di hadapan sejumlah awak media.

Masih menurut Indra. ” Perusahaannya sangat mendukung Program Citarum Harum, makanya kami berkomitmen untuk memperbaiki IPAL kami semaksimal mungkin, sehingga kualitas limbah cair kami menjadi lebih baik, serta terjaga baku mutunya seperti yang ditentukan oleh Pemerintah. Dulu kenapa kami diberi peringatan sampai ke tingkat Pengadilan, itu karena ketidakpahaman kami, kedepannya kami akan lebih baik lagi,” ujarnya lagi.

Sambil berkeliling melihat mesin Multi Screw Pres, Kol Inf Aby Ismawan menegaskan kembali. ” Kami Satgas Citarum tidak akan pernah berhenti untuk melakukan pengawasan, terimakasih saya kepada PT Waitex yang sudah melakukan pembenahan IPAL nya. Harapan saya, hal ini harus menjadi perhatian juga buat perusahaan lain, olah lah IPAL nya sebaik mungkin,” tegasnya.

Setelah berkeliling dan menyaksikan mesin baru bekerja, Dansektor 8 meminta kepada Indra selaku Direktur PT Waitex untuk membuat sebuah pernyataan dukungannya terhadap Program Citarum, dan menjaga kualitas IPAL nya. ” Jangan pernah alergi dengan Satgas, karena mereka selalu melakukan pengawasan setiap saat. Kami mempunyai kewenangan untuk melokalisir saluran limbah apabila kedapatan mencuri – curi kesempatan membuang limbah tanpa diolah. Jadi, dengan surat pernyataan dari pihak PT Waitex, nanti apabila melanggar, sanksinya akan disesuaikan dengan surat pernyataannya, tapi untuk Penegakan Hukumnya, kita akan serahkan kepada Polda dan LH,” pungkasnya. (Rie JN)