Loading...

Tim JN Serahkan Berkas Dugaan Tipikor & Manipulasi Data Ds Cinanggela Ke BPI Kab Bandung

IMG_20180819_143058

JAYANTARANEWS.COM, Kab Bandung

IMG-20180814-WA0002

Penyerahan Berkas Kasus Dugaan Penyelewengan Anggaran, Manipulasi Data, Penyalahgunaan Jabatan Kepala Desa Cinanggela, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung ke BPI KPNPA RI (Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara Pengawas Anggaran Republik Indonesia) Kabupaten Bandung, Minggu, (19/08) Pukul 13:30 WIB di Soreang.

IMG_20180819_143031

Penyerahan berkas tersebut langsung diterima oleh Ketua BPI KPNPA RI (Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara Pengawas Anggaran Republik Indonesia) Kabupaten Bandung Tubagus Ahmad Kurtubi (Ki Bagus Banten).

Menurut Tb Ahmad Kurtubi, Ketua BPI KPNPA RI Kabupaten Bandung, bahwa dengan diterimanya berkas tersebut oleh BPI KPNPA RI Kabupaten Bandung, Ia berharap masalah pelaporan ini bukan hanya Desa Cinanggela saja. ” Saya berharap, jika ada bentuk penyimpangan dan penyelewengan dimanapun berada, segera informasikan kepada BPI KPNPA RI, baik yang di pusat maupun DPD wilayah masing – masing,” jelas Ki Bagus Banten panggilan akrabnya.

IMG-20180819-WA0148

Lebih lanjut Ia menegaskan kepada rekan – rekan wartawan JAYANTARANEWS, agar jangan takut terhadap intervensi ataupun intimidasi dari pihak tertentu, maju terus pantang mundur dalam membela kebenaran dan membantu hak masyarakat yang terdzalimi melalui pemberitaan. Beritakan yang obyektif sesuai dengan fakta, jangan ada rekayasa apalagi fitnah. Kami siap membantu warga masyarakat di dalam mengungkap suatu kebenaran,” tegasnya.

JAYANTARANEWS dengan mottonya Mengungkap Realita, selalu siap membela hak masyarakat yang terdzalimi. Kami selangkahpun ngga akan mundur dalam menghadapi ketidakbenaran dan perkeliruan di Kabupaten Bandung pada khususnya. Terkait Desa Cinanggela, kami hanya ingin menindaklanjuti saja, sampai sejauh mana sistem penegakan supremasi hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini berjalan, apakah betul RA seorang Kepala Desa Cinanggela itu yang terkait dugaan pemalsuan surat dan korupsi konon katanya KEBAL HUKUM. Karena menurut kami, semua Warga Negara Indonesia haknya sama di mata hukum. Jadikanlah hukum sebagai panglima, selesaikanlah kasus ini secara hukum dengan diperkuat oleh putusan hakim pengadilan yang bersifat tetap, jadi akan kelihatan salah dan benarnya dimana, jangan selesai hanya dengan katanya tanpa ada bukti hitam di atas putih, apalagi menurut rumor ada anunya dalam penyelesaian kasus, wah bisa berabe, itu kan bisa dikategorikan suap menyuap nanti urusannya Tim Saber Pungli yang akan bertindak,” disampaikan Asep DR, wartawan JAYANTARANEWS.COM menambahkan. (Tim JN)