Abaikan Peringatan Satgas Citarum, Sektor 9 COR Lubang Limbah PT Jin Myoung Batujajar

IMG-20180911-WA0283

JAYANTARANEWS.COM, Bandung Barat

IMG_20180628_215930

Hari libur tidak menjadi hambatan buat Satgas Citarum Sektor 9 untuk terus melakukan pengawasan terhadap pabrik pembuang limbah.

Hasil penelusuran Satgas Citarum, yang dipimpin langsung DanSubsektor Padalarang Lettu Nur Ananto, nyatanya ditemukan PT Jin Myoung, Perusahaan Washing dan Dying yang berlokasi di Jln Industri Batujajar Permai II, Desa Laksana Mekar, Kecamatan Padalarang, membuang limbah tidak sesuai dengan aturan yang ada.

IMG-20180911-WA0282

Pada saat melakukan penutupan saluran limbah PT Jin Myoung, Dansektor 9 Kol Inf Arief Prayitno menegaskan. ” Perusahaan ini PH di Outlet nya tinggi, mencapai 11 melebihi batas yang ditentukan. Total Dissolved Solid (TDS) nya 2903 PPM (seharusnya 2000 PPM), jadi kami lakukan penutupan saluran limbahnya,” tegas Dansektor kepada JAYANTARANEWS.COM, disela – sela pengeCORan, Selasa (11/9).

Masih menurut Dansektor 9. ” Pabrik ini sudah kami peringati sebelumnya, karena tidak ada perubahan, terpaksa kami lakukan penutupan saluran limbahnya,” tambahnya lagi, sambil mengatakan bahwa Satgas Citarum sektor 9, tidak akan lengah walaupun pabrik buang limbah secara sembunyi – sembunyi, pasti akan ditemukan.

PT Jin Myoung adalah perusahaan yang berdiri pada tahun 2008 dengan luas 11000 m2 serta jumlah karyawan sekitar 100 orang, produksi setiap hari mencapai 5000 peaces.

IMG-20180911-WA0281

Sambil menunggu Satgas Citarum melakukan pengecoran saluran limbah, Dansektor meminta kepada Olivia Efrianti bagian HRD PT Jin Myoung untuk membuat surat pernyataan.

Dalam wawancaranya dengan awak media, Olivia mengakui adanya kesalahan pada limbah pabriknya. ” Kami akui salah, jadi kami terima kalau Satgas Citarum melakukan penutupan saluran limbah, ini teguran buat kami, supaya kedepannya kami mengelola IPAL dengan sebaik mungkin,” janjinya.

Ditanya soal dukungannya terhadap Program Citarum Harum, Olivia mengatakan,” Kami akan terus lakukan koordinasi dengan Dansektor 9, kami sangat mendukung Program ini, mudah – mudahan kasus kami bisa menjadi cermin untuk perusahaan lain dalam membuang limbah,” ujarnya. (Rie JN)