Diduga Dokumen Proyek Gudang Garam 2,5 M Ds Labuhan Bontong Tarano, DiPALSUKAN!

JAYANTARANEWS.COM, Sumbawa

IMG_20180628_215930

Proyek pembangunan Gudang Garam di Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano, diduga dokumen proyeknya dipalsukan. Pagu anggaran proyek senilai Rp 2,5 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa tahun 2018.

Dugaan pemalsuan dimaksud, antara lain pemalsuan kontrak pekerjaan dan keterangan pengalaman kerja perusahaan pemenang tender.
Dugaan Perbuataan Melawan Hukum (PMH) tersebut kini diusut Kejaksaan Negeri Sumbawa yang sepekan lalu menerima laporan masyarakat, Kamis (20/09/18).

Kejaksaan Negeri Sumbawa memanggil 3 (tiga) orang panitia Pokja Proyek pembangunan Gudang Garam di Desa Labuhan Bontong, terkait laporan proses tender yang dilakukan oleh Pokja.

Diketahui, bahwa Pokja tersebut diketuai oleh Risma Yulia, dengan anggota Syamsul Basri dan Iwan Kurniawan. Ketiganya mendatangi Kantor Kejari Sumbawa, sekitar pukul 14.15 WITA. Jaksa penyidik terlihat memeriksa ketiganya secara terpisah selama sekitar dua jam.

IMG_20180922_104116

Kasi Pidsus Kejari Sumbawa, Anak Agung Raka PD, SH mengkonfirmasi bahwa pihaknya juga akan kembali memanggil pihak terkait lainnya guna pemberian keterangan.

” Akan kami panggil pihak terkait lainnya untuk memberikan keterangan tambahan,” kata Raka.

Sebelumnya, masyarakat Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano, melaporkan ke Kejaksaan Negeri Sumbawa mengenai dugaan pemalsuan dokumen dalam proses tender proyek pembangunan Gudang Garam di Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. (Dhy/JN)