Penyerahan Bantuan Logistik Pengukuhan Kampung Siaga Bencana Desa Tanjung Wangi

IMG_20181031_164240

JAYANTARANEWS.COM, Bandung

IMG_20180628_215930

Pengukuhan Kampunga Siaga Bencana (KSB) Desa Tanjung Wangi dilaksanakan di Bukit Candi Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengaka, Kabupaten Bandung, Rabu (31/10).

Pengukuhan dilaksanakan langsung oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Tb Ace Hasan Sazdily, selaku Ketua Pembina Kehormatan Tagana kepada KSB Desa Tanjungwangi. Selain pengukuhan dalam kegiatan tersebut, diserahkan pula bantuan logistik senilai Rp 325.250.200 dari Kemensos RI, logistik dari Dinsos Jabar ke Lumbung KSB senilai Rp 60.025.285,- logistik dari Dinsos Kabupaten Bandung ke Lumbung Sosial senilai Rp 64.377.819.- dengan total bantual logistik sebesar Rp 356.753.304,-

Ace Hasan mengatakan kepada awak media,” Banyak potensi bencana menjelang musim penghujan di wilayah Kabupaten Bandung, dari sebanyak 273 desa hampir 165 memiliki potensi bencana. ” Oleh karena itu, tidak salah dan seharusnya kita semua memiliki kesiapsiagaan menjelang musim hujan untuk mengantisipasi datangnya bencana yang harus dilakukan secara sistematis, terencana, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Untuk Kabupaten Bandung sendiri, Ace menilai, bahwa mitigasi bencana dengan mengusung konsep Sabilulungan, dapat menjadi bersinergi dengan masyarakat, serta ikut andil dalam penanganan bencana tersebut. ” Kedepan Kabupaten Bandung harus meningkatkan kuantitas kesiapsiagaan bencana dengan membuat banyak KSB,” imbuhnya.

Ia menilai, langkah pembentukan KSB merupakan upaya DPR RI untuk mendukung upaya mitigasi. Pihaknya akan terus mendukung Pemerintah dalam aspek regulasi yang kini tengah digodok undang – undangnya mengenai kebencanaan, jelasnya.

Dirjen Linjamsos Harry Hikmat mengatakan, sudah saatnya masyarakat Indonesia memahami kondisi bencana, juga diharapkan kalau sampai terjadi bencana jangan sampai ada kebutuhan warga yang tidak terpenuhi, ujarnya.

Ia berharap, Kampung Siaga Bencana dapat menjadi warga terdepan dalam penanggulangan bencana. kedepan dalam kesiapsiagaan tersebut, Pemerintah harus mempersiapkan kesiapan pada level desa, kecamatan dan kabupaten. ” Kedepan bukan hanya level teritorial desa saja, melainkan harus sampai pada level kecamatan dan kabupaten,” harapnya.

(Tim JN)