Pembayaran Pembebasan Lahan SMP Di Lingkungan Disdik Kab Bandung Diduga Rekayasa

IMG_20181103_202417

JAYANTARANEWS.COM, Bandung

IMG_20180628_215930

Pembayaran lahan seluas 1953 M2, yang dibayangkan oleh Disdik Kabupaten Bandung terkesan ada rekayasa dalam penggunaan kuitansi yang ditandatangani oleh pemilik lahan dan juga Bendahara Pengeluaran Bantuan Disdik Kabupaten Bandung.

IMG_20181103_202744

Dugaan rekayasa itu terlihat dari kuitansi pembayaran dimana tercantum untuk pembayaran pembebasan lahan SMPN 2 Paseh Kecamatan paseh, namun dalam lampiran kuitansi itu juga tercatat permbayaran untuk pembebasan lahan SMPN 3 Cimenyan.

Baca berita terkait: Kejanggalan Pembelian Lahan SMPN 3 Cimenyan, Warga Cibeunying GERUDUK Disdik Kab Bandung – http://jayantaranews.com/2018/11/kejanggalan-pembelian-lahan-smpn-3-cimenyan-warga-cibeunying-geruduk-disdik-kab-bandung/

IMG_20181103_203346

Kepala SMPN 2 Paseh Yoyo Wardi, saat dimintai keterangannya menuturkan,” Untuk pengajuan pengembangan SMPN 2 Paseh memang saya mengajukan, itu pun dengan luas lahan yang diajukan seluas 65 tumbak, dan untuk pembayarannya juga belum ada, bahkan sampai saat ini pun saya masih menunggu,” jelas Kepala SMPN 2 Paseh Yoyo Wardi.

” Untuk pembayaran 2.538.900.000,- itu saya tidak tahu, karena kalau untuk pengajuan SMPN 2 Paseh paling hanya sekitar Rp 250 juta sampai Rp 300 juta, ya sekitar itu lah. Saya pun berharap dapat segera direalisasikan, namun sampai saat ini baru tahap pengukuran dan pengajuan, belum ada pembayaran,” jelas Yoyo Wardi Kepala SMPN 2 Paseh.

Kejanggalan kuitansi pembayaran pelepasan lahan tanah SMP, bukan hanya terletak dari nama sekolahnya saja, namun dalam penggunaan materei tanda tangan hanya BPP saja, sedangkan yang menerima uang tidak dibubuhkan materei. Jelas ini terlihat ada rekayasa dalam pembayaran yang dilakukan oleh Disdik Kabupaten Bandung, karena mustahil adanya lembaga pendidikan sampai salah dalam penulisan dan pembubuhan materei dalam tanda tangan.

Agus Chepy Kurniadi, yang sempat mengikuti audiensi bersama Disdik Kabupaten Bandung mengatakan,” Ini jelas ada kelalaian!. Apa mungkin faktor kebenaran yang sengaja dimanipulasi datanya. Coba saja lihat kuitansi yang ada di Disdik Kabupaten Bandung, jelas sekali ini ada unsur kelalaian dan disinyalir adanya manipulasi data,” ungkap Agus Chepy yang juga sebagai warga masyarakat Cimenyan.

” Artinya, masih kata Agus Chepy, dengan adanya bukti pembayaran dengan kuitansi yang membingungkan itu, antara nama sekolah dan pembubuhan materei, sangatlah mencoreng nama baik Disdik Kabupaten Bandung. Pasalnya, selaku Dinas Pendidikan yang dihuni orang – orang pendidikan, dalam pembuatan kuitansi pembayaran dan pembubuhan materei saja sangat telak kesalahannya. Selain itu terlihat kebobrokan Dinas Pendidikan dalam hal keuangan. Ini jelas sangat mencoreng Pemerintahan Daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, dengan adanya kuitansi pembebasan lahan tanah yang membingungkan. Apakah ini kelalaian atau rekayasa. Kalau dilihat dari kelalaian, ini tidak mungkin, tapi kalau rekayasa bisa jadi,” jelas Agus Chepy Kurniadi, warga Kecamatan Cimenyan, mengakhiri obrolan. (Tim JN)

BERSAMBUNG…!!!