Waspada Memilih Dewan Di Pileg 2019 Pangandaran, Incumbent Bukan Jaminan

JAYANTARANEWS.COM, Pangandaran

IMG_20180628_215930

Menjelang Pemilihan Legislatif (PILEG) 2019 mendatang, khususnya di Kabupaten Pangandaran, masyarakat harus lebih berhati – hati dalam menentukan pilihannya terhadap calon wakil rakyat.

IMG-20181101-WA0196

” Sebab, bagaimanapun juga kita sebagai rakyat yang akan dirugikan jika para calon yang terpilih hanya mengejar jabatan dan kekuasaan,” ujar Aktivis Pemerhati Politik, Wawan kepada JAYANTARANEWS.COM, Kamis (1/11/18).

Sebagaimana diketahui, bahwa Caleg di Pangandaran yang telah masuk Daftar Calon Tetap (DCT), semuanya berjumlah 342 orang yang terbagi di 5 (lima) dapil, sementara kursi DPRD yang diperebutkan hanya 40.

” Melihat dari banyaknya calon, lanjut Wawan, tidak menutup kemungkinan, bahwa mereka akan ada yang bertarung dengan menghalalkan segala cara untuk menang. Maka dari itu, rakyat harus berhati – hati dan waspada, jangan sampai tergiur dengan iming – iming ataupun keuntungan sesaat,” tandasnya.

Meskipun para incumbent mencalonkan diri lagi, itu bukan suatu jaminan bahwa mereka berkompeten, dan bukan jaminan pula bahwa mereka pasti yang terbaik, karena banyak aspirasi dari rakyat yang sampai hari ini belum juga terealisasi.

Seperti salah satu contoh, keterangan dari Jajat selaku Ketua Kompepar DTW Batuhiu, pihaknya telah mengaudienkan aspirasi tentang penataan dan perbaikan kawasan Obyek Wisata Batuhiu pada awal 2018 di gedung DPRD, tapi kenyataanya sampai hari ini belum ada tindak lanjut sama sekali.

IMG-20181101-WA0197

” Penataan area parkir Pantai Timur dan Barat, perbaikan wahana bermain anak – anak di Bukit Batuhiu, perbaikan tangga menuju bukit, perbaikan ikon Patung Batuhiu, dan lampu penerangan di Bukit Batuhiu, semuanya itu belum terealisasi,” ucap Jajat dengan nada kesal.

Jajat berharap, rakyat harus bisa cermat memilih, karena bagaimanapun mereka adalah hasil dari Pemilu yang tidak bisa dikatakan bersih seratus persen dari kecurangan. Teliti dulu para calonnya agar dapat memilih yang terbaik, bukan hanya sekedar populer atau yang memberi keuntungan sesaat, pungkasnya.

(Nana JN)