Sinergitas Media & KPU Sukseskan Pemilu 2019 Yang Jurdil & Demokratis

IMG_20181219_203650

JayantaraNews.com, Sumbawa

Dalam upaya mensukseskan pelaksanaan Pemilu serentak 2019 mendatang, KPU Kabupaten Sumbawa semakin gencar memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada seluruh kalangan masyarakat, baik pemilih pemula, kalangan mahasiswa, masyarakat pesisir, masyarakat terpencil, organisasi kepemudaan, hingga kalangan jurnalis. Hal itu dimaksudkan, supaya masyarakat yang memiliki hak suara dapat terlibat aktif dalam peningkatan partisipasi serta memahami secara teknis dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2019. Karena, Pemilu serentak 2019 atau juga disebut Pemilu 5 kotak suara berbeda dengan pelaksanaan Pemilu sebelumnya, sehingga sangat diharapkan, agar semua kalangan dapat mensukseskan pesta demokrasi tersebut.

Seperti dikatakan Komisioner KPU Sumbawa Sudirman, S.Ip, dalam kegiatan “Sosialisasi Tahapan Pemilu Serentak 2019” kepada media se Kabupaten Sumbawa, di aula Kantor KPU, Rabu (19/12/18).

IMG-20181219-WA0321

Pada kegiatan tersebut, turut pula hadir Ketua PWI Sumbawa beserta puluhan jurnalis dari berbagai media, baik media cetak, media online, maupun media elektronik yang ada di Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan yang bertema “Peran Media Dalam Mewujudkan Pemilu yang Demokratis” tersebut, Komisioner KPU Sumbawa Sudirman, mengatakan kepada seluruh media agar lebih menedepankan sikap independen, sehingga mampu menciptakan suasana kondusif dengan pemberitaan yang berimbang terhadap semua peserta Pemilu 2019 mendatang, ungkapnya.

Di tempat yang sama, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sumbawa Aryati mengatakan, bahwa media memiliki posisi yang sangat strategis, karena merupakan pilar ke 4 demokrasi. Karena itu, pihaknya merasa sangat penting melibatkan media dalam menyampaikan tahapan – tahapan Pemilu agar diketahui oleh publik.

” KPU Sumbawa sudah siap melaksanakan Pemilu, sejauh ini sudah ada sebagian logistik Pemilu yang didroping dari pusat. Daftar Pemilih Tetap (DPT) sudah diterima oleh semua kalangan,” tegasnya.

Dikatakan Aryati, ada 20 parpol peserta Pemilu, 4 diantaranya parpol lokal Aceh, sehingga ada 16 parpol yang menjadi kontestan Pemilu serentak 2019. Khusus di Kabupaten Sumbawa, ada satu parpol yang tidak ikut dalam Pemilu mendatang, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Begitu juga dengan calon anggota Legislatif, ada sebanyak 665 caleg yang berada dalam 5 dapil untuk memperebutkan 45 kursi di DPRD Sumbawa. ” Bilik suara dan kotak suara juga berbeda dan berbahan kartun kedap air, bukan kardus. Bilik suara tersebut sudah pernah dicoba pada Pemilu 2014 khusus di Kecamatan Sumbawa,” ujar Aryati.

Sementara itu, Divisi Perencanaan dan Data KPU Sumbawa Yadi Hartono, M.Si, mengajak rekan – rekan media pada Pemilu serentak 17 April 2019 mendatang, untuk secara bersama – sama berperan aktif dalam mensukseskannya, sehingga menghasilkan Pemilu yang berkualitas. ” Dari pantauan kami, masih ada caleg yang mengiklankan diri. Seharusnya hal itu bisa dijaga karena aturannya sudah jelas, bahwa media tidak diperbolehkan melakukan Bloking Segmen, Bloking Time, atau jual beli Spot Iklan kepada peserta Pemilu,” tegasnya.

Yadi Hartono berharap, agar pimpinan media beserta rekan jurnalis untuk tetap menjaga independensi, karena hal itu telah menjadi kesepakatan KPU dari pusat hingga daerah. ” Azas yang perlu dijaga oleh media, yakni independen, berimbang, serta berkewajiban memberikan pelayanan publik,” harapnya. (Dhy JN)