Akhirnya, PT SAL Tepati Janji Bayarkan Keterlambatan 4 Hari Gaji Karyawan

IMG-20190116-WA0120

JayantaraNews.com, Barito Utara

Ratusan karyawan Perusahaan Besar Swasta (PBS) PT Satria Abdi Lestari (SAL) akhirnya bisa bernafas lega. Hal ini karena adanya pembayaran gaji oleh manajemen perusahaan bulan Januari yang sempat tertunda beberapa hari.

Baca berita terkait:

Kesal!!! Gaji Tak Kunjung Dibayar, Akses Jalan PT SAL Diblokade Karyawan – http://jayantaranews.com/2019/01/kesal-gaji-tak-kunjung-dibayar-akses-jalan-pt-sal-diblokade-karyawan/

Adanya kepastian pembayaran hak ratusan karyawan karyawati dari manajemen, staf kantor, pengawas, karyawan baik pemeliharaan, pembibitan hingga panen, disampaikan staf owner PT SAL Rokib kepada media online JayantaraNews.com, Selasa (15/1) di Muara Teweh.

Dia menyebutkan, pihaknya tengah melakukan proses pembayaran, dimana pelaksanaannya telah dilakukan pada hari Selasa (15/1) melalui transfer ke rekening karyawan yang bersangkutan.

“ Pembayaran dari hari ini, tapi masih banyak karyawan yang belum mengambil, silahkan untuk karyawan mengecheck rekening masing – masing pasti sudah masuk,” ungkap Rokib.

Adanya keterlambatan pembayaran gaji tersebut dijelaskannya,” Dikarenakan adminstratif keterlambatan atas pekerjaan block – block divisi kebun yang belum beres dan masih berantakan. Kita juga perusahan yang masih berjuang dan belum punya keuntungan dengan beban gaji karyawan yang milyaran perbulan, dan berharap supaya karyawan lebih punya perasaan dan kerjasama yang baik supaya kebun ini bisa berhasil dan akan memberikan kesejahteraan untuk kita semua.

” Karena sampai hari ini, PT SAL lah tempat yang mempekerjakan ratusan pekerja yang semuanya pekerja lokal. Jadi tolong, kita disupport dan bahu membahu bukan menjatuhkan seperti ini. Pasti ada provokator yang membuat ulah telat gajian empat hari demo dan block jalan,” tuturnya.

Lebih tegas ia menjelaskan,” Karena bilamana PT SAL ini tidak berhasil, hal ini juga menjadi kerugian untuk semua pihak, baik daerah dengan hilangnya penghasilan pendapatan daerah juga karyawan yang hilang pekerjaan,” terangnya.

” Dengan adanya demo dan lain – lain di perusahaan PTSAL ini, hanya membuat kerugian ke perusahaan dan karyawan juga, semua akhirnya menanggung kerugian, baik material dan waktu, belum lagi hilangnya kesempatan untuk sejahtera dan hilangnya pekerjaan,” timpalnya.

Saat ini, kata dia, telah dilakukan pembukaan akses jalan oleh puluhan karyawan yang melakukan blokade jalan tempo hari menuju kebun bersama GA dan Kepala Divisi Rapen dan Mukut,” ujarnya.

Dengan telah dibayarkan gaji tersebut, dirinya berharap kepada seluruh karyawan untuk dapat bekerja secara maksimal kembali sesuai dengan visi dan misi perusahaan.

“ Kita harapkan, karyawan bekerja dengan maksimal agar target perusahaan terpenuhi, kalau semua dalam kondisi lancar yang menikmatikan semua karyawan yang bekerja,” tutupnya. (Ang)