Loading...

Ironis! NTB Sebagai Pemasok, Harga Jagung Tinggi, Pakan Ayam Meroket

IMG-20190120-WA0171

JayantaraNews.com, Lotim

Harga pakan yang meroket saat ini, membuat peternak ayam petelur kebingungan.

Salah satu peternak ayam petelur Ekon (45), mengaku kesulitan untuk menutup biaya operasional, sedangkan harga pakan tidak kunjung turun.

Tidak hanya harga pakan ayam yang tak kunjung turun, namun harga jagung pun memprihatinkan.

Saat dikonfirmasi Tim JayantaraNews.com, Minggu (1/20/19), di Montong Betok, Kabupaten Lombok Timur, Suaedi mengungkapkan,” Harga jagung saat ini sangat memprihatinkan. Kemarin harga jagung sekitar Rp 3200 per Kg, sekarang sudah tembus dengan harga 6.300 per Kg. Sudah naik hampir 50 %”.

Di kelompok kami (Asosiasi Berayan Al-Kausar), kebingungan juga dengan jagung yang saat ini sangat kurang, sementara harga semakin meroket. ” Itu yang membuat kami sempat kebingungan. Harga telur normal sekitar Rp 32.000 sampai dengan Rp 38.0000. Sementara, harga jagung meroket. Kami rata – rata mempunyai ternak 2000 ekor dalam satu kandang,” ungkapnya.

” Yang kami harapkan kepada pemerintah, supaya memberikan kami solusi dengan terjadinya kelangkaan dan tingginya harga jagung yang ada di Lombok. Karena ironis sekali, NTB terkenal dengan pemasok jagung, tapi saat ini masih saja harga tinggi,” tutup Aji, salah satu anggota kelompok Asosiasi Berayan Al-Kausar.

(Jn Eksi)