Tanggapi Berita Hoax, Kapolda NTB: Redam, Hal Itu Haram!

IMG-20190111-WA0446

JayantaraNews.com, Mataram

Kapolda Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol Drs Achmat Juri, M. Hum, menanggapi berita Hoax jelang Pemilu 2019, usai pembukaan Kejuaraan Daerah Karate Inkanas, Piala Polda NTB di Gelanggang Pemuda Olahraga Kota Mataram, Jum’at  (11/01/19).

Orang nomor satu di jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) ini, berharap kepada masyarakat untuk sama – sama meredam dan tidak menyebarkan berita Hoax karena hal itu haram.

“ Rakyat Indonesia sudah memilih sistem demokrasi, sebagai bagian dari bernegara. Oleh karena itu, saya berharap, jaga demokrasi kita dengan baik, jangan gunakan dan menyebarkan berita Hoax, karena itu akan merusak tatanan demokrasi kita,” ucapnya kepada awak media, (11/1/19).

Menurutnya, orang yang sengaja membuat dan menebarkan berita Hoax, maka dia sedang menggali dan mengumpulkan perbuatan dosanya.

“ Karena berita bohong, fitnah atau biasa disebut Hoax dampaknya sangat luas, apalagi di tahun politik seperti saat ini. Ia melihat berita Hoax semakin menunjukan intensitas tinggi yang dikhawatirkan berpengaruh pada efek yang negatif bagi persatuan dan kesatuan bangsa,” paparnya.

“ Beredarnya berita bohong, palsu, fitnah, atau Hoax, bahkan sudah menjadi konsumsi sehari – hari masyarakat, telah dianggap sebagai informasi atau berita yang benar akibat masifnya berita Hoax itu. Sementara, masyarakat juga tidak memiliki pengetahuan dan sumber yang cukup, untuk membedakan informasi atau berita yang diperolehnya benar atau salah,” ujarnya.

“ Saya berharap kepada masyarakat, agar dapat mencermati sumber berita yang benar, jangan sampai kita terjebak dalam berita bohong yang membuat kita berdosa,” harapanya. (Lonk)