Berulang Kali Gudang Harapan Baru Dibobol Maling, Pengacara: Seakan Ada Pembiaran

IMG-20190224-WA0333

JayantaraNews.com, Sumbawa

Kasus yang terjadi di Gudang Toko Harapan Baru yang kembali dibobol Maling, hingga saat ini belum ada kejelasan pasti dalam menjaga dan merawat barang-barang milik Gudang Mitra Tehnik oleh para pihak kurator.

Kelihatannya ada pembiaran begitu saja, dimana selama ini sudah banyak kerugian akibat terjadi perampokan dan pencurian yang berulang-ulang terjadi di lokasi tersebut.

Kemudian, dari pihak owner Mitra Tehnik Ita, tidak diam begitu saja melihat kejadian tersebut secara berulang-ulang kalinya. Sehingga owner Mitra Tehnik Ita serta pengacara Surahman, SH, MH kembali secara resmi bersurat ke Kapolres Sumbawa untuk meminta pengamanan dari pihak aparat agar bisa melakukan penjagaan sehingga dapat meminilimalisir kembali terjadi perampokan (pencurian) di lokasi tersebut.

Saat ditemui awak media, owner Mitra Tehnik Ita yang didampingi pengacara Surahman, SH, MH mengatakan, bahwa terjadinya kembali pencurian tersebut di lokasi yang sama. Ia sangat menyayangkan akan penegakan asas keadilan bagi setiap warga negara atas jaminan perlindungan dan pengamanan.

Namun saat ini, secara resmi kami bersurat ke pihak berwajib, agar kiranya bisa memberikan pengamanan, sehingga dapat meminilimalisir terjadinya perampokan (pencurian) kembali di lokasi tersebut, ujar Ita owner Mitra Tehnik kepada JayantaraNews.com, Sabtu (23/2).

Kemudian, di lokasi yang sama, Kuasa Hukum Toko Harapan Baru Surahman, SH, MH mengungkapkan, bahwa kliennya, Lusy dan Ita Yuliana kembali bersurat ke Kapolres Sumbawa untuk meminta bantuan dalam pengamanan di Gudang Mitra Tehnik, agar tidak kembali terjadi perampokan (pencurian) secara terulang-ulang di lokasi yang sama, ujar Surahman kepada awak media, Sabtu (23/2).

Surahman menegaskan kembali selaku Kuasa Hukum Lusy dan Ita,
untuk meminta kepada jajaran Kepolisian Resor Sumbawa untuk segera turun ke lapangan guna melakukan olah TKP, agar dapat memastikan ada atau tidak terjadinya kasus pencurian tersebut. Jangan hanya sekedar menerima laporan saja tanpa melakukan tindakan apapun. Cek lokasi agar kasus hukum yang di alami oleh kliennya benar-benar bisa berjalan sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku, tegas advokat muda asal Sumbawa Man sapaan akrabnya.

Kemudian, Man selaku pengacara mengungkapkan, bahwa kalau berbicara Laporan atau Pengaduan dari kliennya, sudah terjadi dari tahun lalu. Namun hingga saat ini, Penyidik Polres Sumbawa belum ada satu laporan dari kliennya yang ditindaklanjuti ke pemeriksaan lokasi guna memastikan adanya kasus pencurian tersebut, paparnya.

Yang menjadi pertanyaan kliennya dalam penanganan kasus tersebut, seolah-olah ada pembiaran penegakan hukum yang tidak berjalan maksimal. ” Dalam hal ini, saya selaku kuasa hukum dari klien saya, meminta kepada Kapolres Sumbawa beserta jajarannya agar dalam penanganan kasus ini supaya bisa maksimal melakukan penanganan seperti kasus-kasus lainnya.

“ Masa kasus hukum yang dilanda kliennya dari tahun lalu hingga kini belum ada gambaran hukum yang pasti dalam penanganannya,” tegas advokat muda serta handal itu.

Bahkan, pencurian yang terjadi di lokasi ruko, toko dan gudang tersebut cukup meresahkan. Karena pelakunya bahkan membawa kendaraan untuk mengangkut barang-barang yang ada, gembok dan kunci gerbang juga dirusak.

Kasus ini lambat diproses, pihaknya berharap agar dari para pihak Aparat Penegak Hukum agar segera menemukan benang merahnya. (Dhy Jn)