Obyek Wisata Otak Kokok Joben Lotim Jadi SOROTAN!

IMG-20190208-WA0315

JayantaraNews.com, Selong

Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Lombok Timur didampingi Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), melakukan koordinasi bersama pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), terkait dengan Obyek Wisata Otak  Kokok Joben, Jum’at 8/2/2019.

Obyek Wisata Otak Kokok Joben selalu menjadi sorotan masyarakat. Salah satu warga setempat mengungkapkan, kami selaku masyarakat setempat mengharapkan, siapapun yang menjadi pengelola Otak Kokok Joben, itu silahkan saja!, asalkan warga setempat bisa menikmati lapangan pekerjaan di sekitar pariwisata. Ia mencontohkan, seperti berjualan, parkir dan lain-lain. ” Kami harapkan supaya kondusifitas selalu terjaga, tidak terjadi hal-hal yang berkaitan dengan keresahan warga setempat saja,” ujarnya.

IMG-20190208-WA0314

Sementara itu, Salmun, selaku Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) saat dikonfirmasi Tim JayantaraNews.com, mewakili pihak Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengungkapkan,” Terkait dengan kedatangan kami di sini, yakni untuk mengklarifikasi aset Pemda yang ada di Otak Kokok Joben ini. Pengelolaan wisata Otak Kokok Joben ini ada yang dikelola (Pemda) ada juga yang dikelola (TNGR). Di sini adalah kawasan hutan nasional, karena Pemda punya aset, supaya jangan ada tumpang tindih, dan tidak memberatkan pengunjung, dan pihak pengelola lama PT Joben EverGreen (PTJEG) saat ini sudah tidak aktif,” katanya.

Masih menurutnya,” Yang menjual tiket masuk di sini sekarang, Jum’at (8/2/19) adalah kami dari pihak Dinas Pariwisata (Disbudpar).
Siapapun yang membebankan atau melakukan pemungutan, itu sah-sah saja, yang penting ada dasar hukum yang jelas,” ujarnya.

” Kalau pihak (TNGR) mau menjual tiket, sah- sah saja, kalau ada dasar hukumnya. Kalau kami pihak pariwisata mempunyai payung hukum yang sudah jelas dari Pemda,” ungkap Salmun.

Di lain pihak, dari Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menerangkan,” Kita akan melakukan kerjasama dengan pihak Pemda, terkait dengan ini, dan harapan kami dari pihak TNGR, supaya pariwisata Otak Kokok Joben ini berubah, supaya direnovasi agar lebih bagus dari saat ini,” tutupnya. (TNGR/F Jn)