Saat Rumah Aparat & ASN Masuk STTP Kampanye, Ini Sikap Bawaslu Kendal:

IMG-20190204-WA0030

JayantaraNews.com, KENDAL

BK adalah seorang aparat yang bertugas di Polrestabes Semarang. Sedangkan K, adalah isteri BK yang juga merupakan ASN di Puskesmas Kaliwungu.

Panwaslu Wonorejo, Kaliwungu, Sohibul Mighfar, menemukan rumah pasangan aparat dan ASN yang juga berada di Desa Wonorejo masuk STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan) Kampanye Caleg DPRD Kendal dari Partai Demokrat, Sofia, terjadwal Minggu, 3 Februari 2019, Pukul 13.00 WIB.

” Sontak, mendengar informasi tersebut beberapa hari lalu, kami langsung perintahkan Panwaslu Kaliwungu dan Wonorejo lakukan pecegahan. Polri dan ASN harus netral,” kata Kordiv Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kendal Arief Musthofifin, Minggu, 3 Februari 2019 petang.

Upaya pencegahan pun dilaksanakan. ” Panwaslu Desa setempat Sohibul Mighfar mendatangi Ibu K di rumahnya, agar netral. Dia kaget. Ternyata dia tidak tahu jika rumahnya masuk STTP kampanye,” terang Ketua Panwaslu Kaliwungu Soenoto ESJE.

Lanjut Soenoto, menurut pengakuan K, memang di rumahnya ada rutinan pengajian ibu – ibu pas hari yang sama. Namun, tidak tahu menahu jika ternyata pengajian di rumahnya masuk STTP kampanye caleg.

” Ibu K langsung berupaya menghubungi caleg bersangkutan. Lalu keluarlah surat pembatalan kampanye dari Partai Demokrat yang dikirim ke Polres beberapa hari lalu,” ujar Soenoto.

Meskipun demikian, diketahui pada hari pelaksanaan, Panwaslu Kaliwungu beserta Panwaslu Desa Wonorejo tetap melakukan pengawasan.

” Walau ada surat pembatalan, kami tetap mengawasi. Pengajian rutin ibu – ibu itu beralih ke rumah sebelah. Caleg maupun tim tidak datang. Sedangkan rumah yang masuk STTP kampanye dalam kondisi sepi. Ibu K juga tidak kelihatan di pengajian,” pungkas Soenoto.

(Sulhanudin)