Wartawan Kecewa! Saat Peliputan Kecelakaan Diusir Security PT WIKA Gedebage

IMG-20190220-WA0424

JayantaraNews.com

Adanya informasi terjadinya kecelakaan hingga meninggal dunia seorang pegawai bangunan di proyek pembangunan Mesjid Al Jabbar yang berlokasi di Cimincrang RT 04 RW 05 Kelurahan Cimincrang, Kecamatan Gedebage, pada Rabu (20/2), menyisakan kekecewaan Tim Media JayantaraNews.com, yang akan melakukan peliputan.

Pasalnya, ketika awak media mau konfirmasi ke TKP, pihak security PT Wika berusaha menghalang-halangi. ” Maaf bapak dari mana? media tidak boleh masuk, ini instruksi dari Direktur,” ucap Yn dan Enk Security PT Wika, sambil mengusir awak media suruh keluar.

IMG-20190220-WA0425

Perilaku pengusiran terhadap wartawan/junarlis jelas telah melanggar ketentuan pidana, sebagaimana tercantum dalam pasal 18 UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.
” Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat 2 dan 3, dipidana dengan pidana penjara paling lama (2) dua tahun penjara, atau denda paling banyak Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

Ketika mencari informasi insiden tersebut, dari warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan adanya kejadian  tersebut,” Iya, tadi ada yang kecelakaan jatuh dari atas selagi kerja, tapi tidak tahu jatuhnya jam berapa, dan sekarang lagi dibawa ke rumah sakit, tapi tidak tahu rumah sakit mana,” ujarnya.

” Iya yang kerja di JASINDO subkon dari PT WIKA,” imbuhnya lagi.

Di tempat berbeda, warga Kp Cimincrang mengatakan,” Betul, tadi ada kecelakaan hingga meninggal dunia di tempat, di proyek pembangunan Masjid Al Jabbar yang bernama Wildan alias Ja’i, yang mulanya dia asli warga Babakan Sayang, terus pindah ke Karawang beberapa tahun yang lalu,” ucapnya.

” Kejadian tersebut, lanjut warga, sekitar pukul 11.00 siang, dan setelah saya mengecek ke lokasi, sudah tidak ada, sudah dibawa ke rumah sakit, namun tidak tahu rumah sakit mana,” katanya. (Bit)