KPUD Kab Bandung Selenggarakan Simulasi Pencoblosan

IMG-20190324-WA0226

JayantaraNews.com, Kab Bandung

Simulasi pencoblosan dan penghitungan suara yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Bandung (KPUD), bertempat di SD Sukur RW 14 Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, berlangsung aman dan tertib.

Terlihat dari antusias warga yang mengikuti simulasi pencoblosan ini, lumayan membludak.

Warga yang mengikuti simulasi pencoblosan, yaitu sebanyak 270 warga, masing-masing dari RT 01 dan RT 02 RW 14 Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya.

IMG-20190324-WA0225

Dalam simulasi itu, juga ada beberapa kendala yang harus dicermati oleh semua PPS yang ada ditingkat desa, salah satunya pencatan yang mengalami keterlambatan.

Menurut Ketua PPK Kecamatan Majalaya Yadi Budiman,” Ini menjadi catatan bagi PPS, PPK dan KPUD, karena ini dapat menyita waktu yang lama. Maka antisipasinya mungkin dengan menggunakan cap, sedangkan untuk permasalahan teknis lainnya, saya akan terus mensosialisasikan kembali kepada masyarakat, agar masyarakat antusias dalam menyambut pesta demokrasi di 17 April 2019 nanti,” jelasnya.

Sementara itu, dalam kegiatan simulasi ini, dihadiri pula unsur KPUD, Bawaslu, dan unsur Muspida Kabupaten Bandung.

” Sangat disayangkan, lambatnya dalam segi pencatatan nama pencoblos saja,” diungkapkan Dede, warga RT 02 RW 14.

” Saya harap, dalam pencatatan peserta pencoblos harus dipercepat, soalnya bila tidak, peserta pencoblos akan menumpuk di luar, dan warga pun akan merasa jenuh menunggu absenan,” ungkap Dede.

Panwas Kecamatan Majalaya Iskandar pun berpendapat, bahwa dari simulasi ini, kita dapat ambil hikmahnya, dengan hitungan waktu pencoblosan, pencatatan dan penghitungan surat suara.

IMG-20190324-WA0224

Seharusnya ketepatan waktu harus menjadi acuan agar dapat berjalan lancar tanpa ada penumpukan warga yang akan mencoblos. ” Jadi ini PR bagi PPK dan Panwas, agar tidak terulang dihari H pencoblosan,” jelasnya.

Dalam simulasi yang diselenggarakan oleh KPUD dan PPK Kecamatan Majalaya itu, ada sedikit kelemahan, namun itu bisa langsung diantisipasi dan diperbaiki, dan berjalan dengan lancar kembali, dan tidak mempengaruhi segala aktifitas pencoblosan.

” Maka dari itu ini menjadi catatan kami, mudah-mudahan nanti di 17 April 2019 tidak ada permasalahan apa-apa walau sedikitpun, karena akan segera dievaluasi segala yang terjadi dalam simulasi ini dibahas dalam forum nanti,” ujar Yadi Budiman. (Asset)