Tindaklanjuti Persoalan Tower, Satpol PP & BRIGEZ Pangandaran Terjun Ke Lokasi

IMG-20190316-WA0107

JayantaraNews.com, Pangandaran

Menindaklanjuti persoalan Menara Telekomunikasi/Tower di Kabupaten Pangandaran yang diduga telah melanggar aturan, sebagaimana sudah diberitakan sebelumnya, Baca:

– Banyak Tower Langgar Aturan, RUMBE-RUMBE Pangandaran Lapor Ke Satpol PP  http://jayantaranews.com/2019/02/banyak-tower-langgar-aturan-rumbe-rumbe-pangandaran-lapor-ke-satpol-pp/

– Masyarakat Resah! Tower Langgar PERDA, FPLC Audiensi Ke Satpol PP Pangandaran  http://jayantaranews.com/2019/03/masyarakat-resah-tower-langgar-perda-fplc-audiensi-ke-satpol-pp-pangandaran/

Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang diikuti oleh paguyuban RUMBE-RUMBE dan OKP BRIGEZ DPW Pangandaran, Jumat (15/3) siang, turun ke lapangan menuju lokasi Tower yang diduga melanggar aturan.

” Kita sisir guna memastikan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pihak Tower tersebut. Setelah terdata, kita akan langsung mengambil langkah tindakan yang sesuai dengan peraturan,” ujar Sekdis Satpol PP, Subarnas kepada JayantaraNews.com.

IMG-20190316-WA0113

Adapun, hasil temuan di lapangan, lanjut Subarnas, beberapa Tower masa izin operasionalnya sudah habis, dan dalam perizinannya Tower tunggal, tapi pada kenyataanya dipakai secara bersama-sama, salah satunya Tower SST-82 m, BTS antena GSM Telkomsel site ID CMS001G1, yang berlokasi di Dusun Ciawi, RT/RW 011/03, Desa/Kecamatan Cimerak, Pangandaran.

” Itu jelas pelanggaran, dan perusahaan Tower tersebut harus segera memperbaiki perizinannya dan memperpanjang kembali izin operasionalnya yang telah habis,” terangnya.

Sementara itu, Ketua BRIGEZ DPW Kabupaten Pangandaran, Arip mengatakan,” Kami secara keorganisasian turut serta berpartisipasi dan mengawal demi terselenggaranya tata kelola kepemerintahan yang baik di Pangandaran,” pungkasnya.
(Nana JN)