Bahas Agrowisata, Sekda Lobar Sayangkan Kadis Pariwisata Yang Tak Hadir

IMG-20190519-WA0073

JayantaraNews.com, Lombok Barat

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H Moh Taufiq, menyayangkan ketidakhadiran Kepala Dinas Pariwisata atau pejabat dari dinas tersebut saat Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, malam ke-sembilan di Masjid Al-Istiqomah Kebon Beleq Desa Mekar Sari Narmada, Sabtu (18/5).

” Tolong Asisten Satu koordinasikan dengan Dinas Pariwisata. Keinginan kepala desa ini harus kita dukung,” pinta Taufiq.

Permintaan Taufiq itu disampaikan sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat atas inovasi desa-desa dalam membantu pemerintah kabupaten membangun destinasi wisata.

IMG-20190519-WA0074

Bagi Taufiq, pariwisata di Lombok Barat memiliki pengaruh besar dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

” Pariwisata besar sekali pengaruhnya terhadap pembangunan,” terang Taufiq.

Taufiq mengilustrasikan kondisi tahun 2018 lalu, saat bencana gempa bumi terjadi di Pulau Lombok.

” Paling tidak, empat puluh milyar PAD hilang dari pariwisata akibat gempa itu,” terang Taufiq.

Sebelumnya, Kepala Desa Mekar Sari Sapinah saat memberi sambutan mengungkapkan, bahwa keterbatasan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa plus keterbatasan pemanfaatannya, maka pihaknya tidak lagi memprogramkan hal-hal yang konsumtif.

Ke depannya, kata Sapinah, agar desa yang berpenduduk 2024 jiwa ini akan mengembangkan agro wisata di bidang pertanian.

” Kami sudah membuka jalan-jalan baru, sehingga paling tidak 2020 nanti, kami sudah memiliki dasar untuk itu,” aku Sapinah.

Desa dengan APBDes sekitar Rp 1,6 milyar itu, berharap mendapat dukungan penuh dari semua pihak, utamanya dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Taufiq mengapresiasi cita-cita desa tersebut. Apalagi dalam draft RPJMD Kabupaten Lombok Barat, Bupati menurut Taufiq, memiliki mimpi agar Lombok Barat itu mantap.

” Mantap itu Amanah, Sejahtera, dan Berprestasi. Untuk itu, harus ada iklim kompetisi. Antar desa dalam kecamatan agar bersaing, namun persaingan sehat. Kalau di desa lain berprestasi, maka Desa Mekar Sari harus ikut berprestasi,” terang Taufiq.

Termasuk, menurut Taufiq, berinovasi dan berprestasi di bidang pariwisata. ” Kita harus mampu menciptakan inovasi untuk agrowisata,” pungkas Taufiq. (Zi JN)