Majalaya Macet! Polisi & Dishub Hilang, Satpol PP Atur Lalin

IMG-20190505-WA0105

JayantaraNews.com, Kab Bandung

Supaya tidak terjadi kemacetan di jalan raya, maupun alun-alun di wilayah Majalaya, sambil lalu, Satpol PP Majalaya turun ke jalan demi memperlancar arus lalin.

Kemacetan yang sangat padat itu tidak serta merta ada pihak yang berkewajiban dalam mengatur lancarnya arus lalu lintas jalan raya alun-alun Majalaya.

Kepedulian Satpol PP Majalaya dalam mengatur arus lalu lintas itu, karena melihat kemacetan yang panjang dan mengakibatkan arus lalu lintas jalan tidak bergerak, namun dalam kemacetan itu tidak ada satu pun aparat Kepolisian dan Dinas Perhubungan yang turut serta membantu pengaturan lalin tersebut. Bahkan, di Pos Polisi pun tidak ada satu aparat Kepolisian yang bertugas.

Menurut Satpol PP Majalaya Farid mengatakan,” Saya hanya peduli saja, karena ini bukan tugas, karena saya kebetulan lewat dan tidak ada petugas yang sedang mengamankan lalin, sedangkan kemacetan panjang, jadi terpaksa saya turun dan mengatur lalin biar lancar, karena ini kan menjelang munggahan, jadi arus lalin padat,” ungkap Farid.

Menejelang bulan suci Ramadhan tahun ini, kepadatan lalu lintas di Majalaya mengalami peningkatan dan menjadikan lalu lintas di Majalaya macet panjang. Sedangkan petugas Polantas dan Dishub tidak ada pun yang mengatur. Maka otomatis keadaan kendaraan semrawut dan mengakibatkan kemacetan.

Yang lebih mengherankan, petugas yang seharusnya ada dalam pengaturan lalu lintas dan pengamanan jalan, tidak tampak di jalanan, padahal bila menjelang puasa, kepadatan jalan akan terlihat dan sudah diprediksi kemacetannya.

Inilah satu bentuk kepedulian Satpol PP Majalaya, mereka bekerja tidak hanya sesuai tupoksi yang ada, tapi di luar tupoksi pun mereka siap siaga. Dan tidak melihat materi apapun, yang jelas mereka tanpa materi pun siap menjalankan tugas apa pun, demi kepentingan dan kenyamanan masyarakat.
” Ya walaupun pengaturan lalin sepenuhnya ada di pihak Kepolisian dan Dishub, namun kalau tidak ada yang mengatur harus siapa yang mengatur? Apakah harus para pengendara yang turun dulu dari mobil dan mengatur sendiri. Saya melihat kemacetan, sedangkan tidak ada petugas yang mengatur lalin, jadi terpaksa saya atur dulu supaya lalin lancar tidak ada kemacetan. Ya sekedar membantu saja, supaya tidak macet,” ungap Farid.
(Asep Setiawan)