Simpang Siur Anggaran Proyek Cor Jalan Cikawao Pacet, Warga Minta BPK Segera Audit!

IMG-20190521-WA0059

JayantaraNews.com, Kab Bandung

IMG-20190521-WA0058

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa ‘Proyek Siluman’ yang mengerjakan pengecoran jalan Kampung Pereng, Desa Cikawao, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, sudah merugikan keuangan negara dalam pelaksanaan pengerjaan pengecoran oleh CV yang tidak diketahui itu.

Pasalnya, selain tidak memasang papan proyek, namun konon katanya dianggap sebagai dana hibah untuk PUPR. Inilah yang menjadikan janggal.

Baca berita terkait:
– Pengerjaan Pengecoran CV Siluman Jalan Pereng Cikawao Pacet, Diduga Tak Sesuai Bestek – http://jayantaranews.com/2019/05/pengerjaan-pengecoran-cv-siluman-jalan-pereng-cikawao-pacet-diduga-tak-sesuai-bestek/

Menurut salah seorang sumber terpercaya, bahwa CV itu dalam mengerjakan proyeknya bukan anggaran dari PUPR, melainkan anggaran pribadi. Maka, katanya, silahkan saja untuk disidik, karena ini bukan proyek pemerintah.

IMG-20190521-WA0057

Selain itu, lebih anehnya, dalam pengerjaan proyek dimaksud, warga pun tidak tahu itu dana hibah atau dana pemerintah, dan seolah-olah tertutup.

Sementara, menurut salah seorang yang dekat dengan pemborongnya mengatakan,” Itu adalah dana hibah, jadi bila diberitakan juga tidak masalah, karena itu hibah dari Pak Haris, karena dia akan diberi proyek, tapi dengan catatan harus mengerjakan pengecoran jalan di Kampung Pereng, Desa Cikawao.”

” Jadi itu bukan dana pemerintah, itu murni dana pribadi,” jelas sumber yang dianggap dekat dengan Haris.

” Inilah yang menjadi aneh!, proyek pemerintah yang diakui dana hibah seorang pemborong proyek.”

Maka dari itu, perlu adanya check and recheck dari BPK maupun Inspektorat tentang terjadinya kesimpangsiuran proyek pengecoran jalan di Kampung Pereng, Desa Cikawao Kecamatan Pacet, karena proyek itu dalam pembangunannya sudah tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Padahal, menurut warga setempat, bahwa itu adalah proyek dari anggaran pemerintah bukan hibah.

Salah seorang yang diperintahkan oleh Haris, selaku pengerja proyek jalan Kampung Pereng, Desa Cikawao mengatakan,” Hibah ini adalah untuk mendapatkan proyek yang lain, jadi saya oleh Dinas PUPR disuruh mengerjakan dulu proyek, tapi itu harus hibah pribadi, sesudah itu baru akan dikasih proyek. Kalau tidak percaya, silahkan saja cek datanya ada engga di PUPR, karena di PUPR Kabupaten Bandung juga tidak akan ada, karena itu proyek pribadi Pak Haris,” jelasnya. (Asep Setiawan)