Mutasi & Rotasi Eselon III BKPSDM Karawang Dianggap Berhasil

IMG_20190717_173318

JayantaraNews.com, Karawang

Setelah sekian lama jabatan kosong di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang tidak terisi, di Juli 2019 telah dilakukan 2 tahap rotasi, mutasi, dan promosi jabatan untuk eselon III dan IV.

Tahap pertama ada 146 kursi jabatan yang terkena rotasi, mutasi, maupun promosi jabatan pada Jum’at (10/5). Selanjutnya di tahap kedua ada sebanyak 352 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang terkena rotasi, mutasi, dan promosi jabatan di aula Husni Hamid, Rabu (10/7/2019).

Namun, menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang H Asep Aang Rahmatullah, bahwa untuk tahap dua masih ada yang belum dilantik, dikarenakan beberapa faktor teknis. Beberapa di antaranya adalah karena faktor dinas luar, sakit, nomor handphone yang tidak dapat dihubungi, sampai ada yang sudah terlanjur berangkat ibadah haji.

” Tetapi itu tidak menjadi kendala, hanya persoalan teknis saja. Hari ini sudah dapat dilakukan pelantikan susulan bagi yang tertinggal Rabu pekan lalu, dalam acara Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kecamatan Tegalwaru,” terangnya.

Di tempat terpisah, salah seorang pemerhati politik dan pemerintahan Andri Kurniawan mengapresiasi kerja BKPSDM Karawang. ” Mutasi, rotasi, dan promosi jabatan itu hal biasa dalam suatu organisasi, baik itu organisasi pemerintahan maupun organisasi swasta. Khusus untuk BKPSDM Karawang sebagai leading sector kepegawaian, saya sangat apresiasi atas kinerjanya. Menggodok 498 posisi jabatan itu bukan pekerjaan mudah, dari mulai perencanaan, penggodokan sampai realisasi itu butuh ketelitian serta kehati-hatian.”

” Oleh sebab itu, untuk periodik sekarang dibuat dalam dua tahap. Hal demikian saya amati karena memang faktor administrasi yang butuh proses waktu. Ini semua belum termasuk dengan mutasi, rotasi, serta promosi jabatan eselon II. Sampai saat ini masih ada jabatan eselon II yang masih kosong, dan sampai akhir 2019 bakal bertambah lagi jabatan eselon II yang kosong karena ditinggalkan pensiun,” ujar Andri.

” Tentunya, menurut Andri, menjelang akhir 2019, akan dilaksanakan lagi mutasi, rotasi, dan promosi jabatan. Karena jika terjadi open bidding eselon II, akan ada pejabat eselon III A yang menduduki jabatan eselon II, dan sudah dengan pasti ada promosi jabatan eselon IV A, eselon III A, sampai  eselon III A.”

Mutasi, rotasi, dan promosi jabatan secara bertahap begini sangatlah bagus, dan kalau perlu dilakukan seterusnya. Agar ketika terjadi kekosongan jabatan, tidak terlalu lama dibiarkan kosong. ” Artinya, setiap ada beberapa jabatan kosong, langsung saja lakukan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan. Khusus untuk mutasi dan rotasi, selain untuk penyegaran, juga sebagai bahan evaluasi atas kinerja para pegawai,” tutupnya. (001)