Masyarakat Langkaplancar Pangandaran, Meriahkan Agustusan Bareng Kapolres Ciamis

JayantaraNews.com, Pangandaran

Meskipun banyak agenda yang bersamaan, tak kurang dari tiga ribuan orang berkumpul berdesakan di Lapang Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, dalam kegiatan Agustus-an Bareng Kapolres Ciamis yang digagas oleh IKMAL, Ansor, Banser dan Karang Taruna Dusun Pangkalan.

Angka ini merupakan taksiran dari 6000-an kupon yang keluar dan dari hitungan panitia pelaksana. Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, terutama jalan santai yang menyuguhkan banyak hadiah menarik dari mulai alat tulis, alat dapur, televisi, mesin cuci sampai kulkas.

Menurut Imam Farid Muslim, selaku ketua pelaksana sekaligus Ketua IKMAL yang sebentar lagi akan merampungkan program Pascasarjananya di Universitas Siliwangi mengatakan, kegiatan yang diawali dengan minum air lahang langsung dari sadapannya ini, setidaknya ada 4 faktor dibalik kemeriahan acara, diantaranya;

1. Adanya kolaborasi antara mahasiswa, pemuda, dan tokoh masyarakat yang ada di Langkaplancar,
2. Adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antara panitia dengan Kapolsek Ciamis, AKBP Bosmo Teguh Prakoso, SH, SIK, MH,
3. Adanya dukungan masyarakat Langkaplancar kepada generasi muda untuk terus berkarya,
4. Adanya dukungan media online dan cetak se- Jawa Barat untuk mempublikasi kegiatan jauh-jauh hari.

” Terimakasih, saya ucapkan atas petunjuk dari alim ulama se-kecamatan, sepeti Ketua MWC NU Langkaplancar, Ajengan Momon, Pimpinan Ponpes Al-Falah Ajengan Aep, dan tokoh-tokoh lain yang tidak saya sebutkan satu-persatu. Semoga semua kegiatan yang akan dilaksanakan oleh siapapun di Langkaplancar nanti, bisa berjalan dengan sukses dan lancar,” tuturnya, Selasa (20/08/19).

Ketua PAC Ansor Langkaplancar Jana Ermaya manambahkan, pihaknya berharap kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan tahun ini saja, melainkan menjadi agenda rutin tahunan. Pasalnya, Langkaplancar merupakan salah satu daerah yang posisinya jauh dari pusat kota, terbilang sangat jarang ada kegiatan besar yang dihadiri unsur pimpinan daerah, kecuali pada saat kampanye saja.

” Ada beberapa hal unik yang tersaji dalam kegiatan ini, selain daripada voli ball, jalan santai, dan sarasehan kebangsaan, namun ada pula penampilan seni unik dari lodong yang dipukul-pukulkan ke tanah sehingga menciptakan musik yang khas. Kemudian ada penampilan marching band dari salah satu sekolah di Langkaplancar yang menggema menggetarkan seisi lapangan,” pungkas Ermaya. (Nana JN)