Mulai 26 Agustus 2019, Jalur Wisata Curug Cinulang Akan Ditutup Total

JayantaraNews.com, Kab Bandung

Berdasarkan pantauan awak media, Jalan Dampit Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, yang menyambungkan akses jalan ke areal wisata Curug Cinulang Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung Jawa Barat, sedang dalam proses pematangan jalan, yakni dengan dilaksanakannya pekerjaan rabat beton.

Pekerjaan rabat beton (betonisasi) tersebut, merupakan program pemerintah pusat, pengajuan dan perencanaan di tahun 2017 silam, sehingga terealisasi dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019, dengan tender untuk pelaksanaan realisasi DAK, dimenangkan oleh PT Adicipta.

” Rencana pembangunan infrastuktur Jalan Dampit Tanjungwangi sepanjang 6 Km, mulai dari Kampung Candi hingga Kampung Tanjungwangi,” kata Asep, salah satu Perangkat Desa Tanjungwangi ketika ditemui di ruangannya.

” Perencanaan pembangunan jalan ini sudah direncanakan dan diajukan dari tahun 2017, sewaktu dijabat oleh Kepala Desa Oo Sodikin. Semoga bisa mempermudah akses jalur untuk meningkatkan sarana infrastruktur serta memperlancar perekonomian di wilayah Desa Tanjungwangi.”

Ia menambahkan, harapan masyarakat kedepan, dengan dibangunnya jalan tersebut, bisa menghubungkan jalan akses Kabupaten Bandung hingga Kabupeten Sumedang, tambahnya.

Untuk jalan di sekitaran Desa Tanjungwangi, yang akan dibangun sepajang 1.8 kilo meter dengan lebar 5 meter dan yang sisanya 4 Km di wilayah Desa Dampit. ” Maka dari itu, sebelumnya kami dari pihak pemerintah desa dan pihak pelaksana proyek sudah mensosialisasikan kepada warga masayarakat sekitar. Alhamdulillah, dalam sosialisasi atau musayawarah dengan warga sekitar semua setuju serta antusias sekali,” ucapnya.

Hasil sosialisasi pada tanggal 16 Agustus 2019, teknis pelaksanaan pekerjaan pembangunan rabat beton jalan, akan dikerjakan full sesuai lebar jalan. Oleh karena itu, mulai tanggal 26 Agustus 2019, Jalan Dampit Tanjungwangi akan ditutup total, jelasnya.

Sementara itu, Engkus Kuswara Plt Kades Tanjungwangi, melalui JayantaraNews.com mengatakan,” Dalam pelaksanaan pembangunan jalan ini, sudah disampaikan kepada pihak pelaksana, bahwa saya tidak mau tahu, pelaksanaan rabat bebton jalan harus sesuai RAB,” ucapnya, Kamis (22/8).

” Jadi, kalau lebar jalan ada 4 meter, saya tidak mau tahu, yang penting jadi 5 meter bagaimana caranya terserah pelaksana, karena saya dan warga masyarakat selaku penerima manfaat ingin hasil yang lebih baik,” tegas Engkus.

Engkus mengatakan, selama pekerjaan jalan untuk lintasan para pengguna jalan dan warga Tanjungwangi dan sekitarnya untuk tujuan dari Tanjungwangi ke Dampit atau sebaliknya, kami akan arahkan memakai jalan alternatif, yakni lewat Jalan Pasir Nanjung ke arah Cimanggung-Parakan Muncang, pungkasnya. (Jafar)