Loading...

Unsur Muspika Gedebage Kota Bandung Lakukan Penataan PKL

JayantaraNews.com, Gedebage

Penataan para pedagang kaki lima (PKL) Perum Adipura RW 06 Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung yang dilaksanakan unsur Muspika, adalah salah satu solusi dalam penataan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini dipandang mengganggu ketertiban umum.

Dodit Andrian Pancapana melalui Sekcam (Jaenudin AP, M.Si) menyampaikan,” Penataan para pedagang kali lima (PKL) Adipura ini, merupakan salah satu kepedulian dari unsur Muspika Gedebage terhadap kepentingan umum,” ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Jaenudin, kami unsur Muspika bekerjasama dengan pihak pengembang Adipura yakni PT Multi Tiga Kharisma memberi izin lahan dipakai sementara untuk para PKL. Dengan adanya izin dari pemilik lahan ini, salah satu solusi terbaik untuk merelokasi atau penataan para pedagang kaki lima (PKL) di Adipura, walaupun mereka sebagian sudah berjualan di lahan tersebut lebih dari 10 tahun. Alangkah baiknya kita satukan di salah satu tempat agar tertib, rapih dan aman.

” Karena selama ini, pedagang kaki lima (PKL) di Bumi Adipura memakai fasilitas umum dan dipandang malanggar Perda tentang K3,” ungkapnya.

Masih kata Jaenudin, untuk mekanisme pembagian ukuran lahan, setiap pedagang diberi lapak ukuran 2×3 M, dan juga penggantian jadwal pedagang menjadi dua group, kerena di Adipura ini ada dua peguyuban pedagang, maka akan di atur, sebagian pedagang pagi-pagi sampai jam 11, dan sebagian pedagang sore sampai malam, jelasnya.

Menurutnya,” Dengan dilakukan sosialisasi dan koordinasi melalui pelaksanaan beberapa kali rapat dengan para PKL, Alhamdulillah, kami kolaborasi antara unsur Muspika dengan semua pihak, seperti dengan para pedagang kaki lima (PKL) yang dalam pelaksanaan penataannya berjalan kondusif,” ulasnya.

Dengan penataan ini, kami berharap bisa terlihat tertib, rapi, bersih, sehat. Selain itu, para pedagang bisa lebih tertib, maju, dan aman, sehingga tidak mengganggu fasilitas umum. Karena kalau seandainya mereka terus jualan di trotoar dan badan jalan, dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan bagi para pengguna jalan dan para pedagang sendiri.

” Tetapi, dengan direlokasi ke tempat yang aman, itu aman juga bagi para pedagang dan para pengguna jalan,” tuturnya.

Didin Tajudin Kepala Kelurahan Rancabolang menuturkan,” Kedepannya setelah penataan ini, kami dengan para pedagang rencana akan buatkan tenda masing-masing lapak.”

Untuk biaya pembuatan tenda dengan swadaya para pedagang, karena dengan penataan pakai tenda itu akan menjadi daya tarik para pembeli. ” Alhamdulillah, dengan rencana kami itu para pedagang sangat merespon sekali. Dan setelah kami komunikasikan kepada pihak pengembang Adipura, pihaknya juga mengizinkan, asalkan tidak merugikan pengembang,” ucap Didin Tajudin. (Jafar)