Loading...

Duet Organisatoris, Jadikan Padang Panjang Sebagai ‘Kota Anti Korupsi’

JayantaraNews.com, Padang Panjang

Salah satu program utama Wako dan Wawako Kota Padang Panjang, adalah menjadikan Kota Padang Panjang sebagai ‘Kota Anti Korupsi’.

Duetnya organisatoris dan birokrat ini berkomitmen untuk menjadikan Kota Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekah, sebagai kota yang bersih dari praktik Korupsi Keuangan Negara (KKN).

” Yang dimaksud Kota Anti Korupsi, ialah kota tidak mempergunakan uang negara untuk kepentingan pribadi (individu) menjadi landasan utama. Kami tetap konsisten dan kami tetap berkomitmen untuk semangat Kota Anti Korupsi,” tegas Wako, saat Jumpa Pers 1 tahun Kepemimpinan Wali Kota H Fadly Amran BBA dan Wakil Wali Kota Padang Panjang Drs Asrul di pendopo rumah dinas pada Kamis malam, (10/10/2019).

Menurut Wali Kota Fadly Amran BBA melalui JayantaraNews.com menyampaikan, Kota Padang Panjang adalah satu kota yang mendapat pendampingan dari KPK. Seluruh Jajaran Pemerintah Kota Padang Panjang menggandengkan tangan dengan KPK, untuk mewujudkan Kota Anti Korupsi Keuangan Negara (KKN).

“ Pendampingan dan pembinaan dari KPK merupakan salah satu permintaan khusus dari Wali Kota Padang Panjang. Alhamdulillah, hanya beberapa kota yang dikawal oleh KPK,” ucap Fadly.

Ia juga menjelaskan,” Manajerial yang benar dibutuhkan dalam mewujudkan seluruh program pemerintah untuk saat ini, termasuk program Kota Anti Korupsi Keuangan Negara,” tambahnya.

” Tanpa manajerial yang profesional, ini tidak akan terealisasikan.”

Dalam penanganan Korupsi di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang, wali kota menyatakan siap menjadi garda terdepan memerangi Korupsi itu.

” Kami siap menjadi garda terdepan memerangi itu,” tutup Wako.

Komitmen untuk menjadikan Kota Padang Panjang sebagai Kota Anti Korupsi dari Wali Kota Padang Panjang untuk saat ini, ternyata diapresiasi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Padang Panjang Riza Faisal Ritonga, SH, MH.

Hasil wawancara beberapa waktu lalu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Riza Faisal Ritonga, SH, MH menilai, Wali Kota Padang Panjang H Fadly Amran BBA merupakan figur yang anti KKN,” ucapnya.

” Dari salah satunya yang saya lihat dan yang saya nilai dari Wali Kota H Fadly Amran BBA adalah, beliau merupakan orang yang anti Korupsi Keuangan Negara (KKN). Beliau telah mewujudkan itu semua, dan merupakan figure yang nantinya bisa memajukan Kota Padang Panjang kita,” tambahnya.

“ Dari awal kepemimpinan, beliau atasi dulu perilaku-perilaku yang menyalahgunakan kewenangan untuk memperkaya diri atau kepentingan pribadi dan juga orang lain.”

Kemudian, dalam bidang pendidikan, beliau meningkatkan pendidikan selalu dengan bernuansa religius.

” Dari kinerja beliau, meskipun relatif masih baru, tetapi saya melihatnya sangat potensial. Selain mempunyai latar belakang organisasi, beliau juga mengerti menajemen, dan wakilnya juga berpengalaman di pemerintahan, sehingga bisa berduet bagus,” jelas Kajari Riza.

Diketahui juga, sebagai landasan utama, mewujudkan Kota Padang Panjang sebagai Kota Anti Korupsi, maka seluruh Pemerintah Kota Padang Panjang berharap agar program-program lain dapat terlaksana juga dan mencapai target.

Program unggulan Wali Kota Padang Panjang lainnya, seperti Rp 1 Milyar sampai 3 Milyar per kelurahan, rumah wirausaha, Kampung Tahfizh, wisata rakyat dan Pacu Kuda Bancalaweh, pembangunan Sport Village, Kota Sayang Lansia dan Rumah Dhuafa, dokter ummat, serta program lain yang umumnya pro masyarakat kota.

Secara keseluruhannya, program-program yang diciptakan merupakan hasil dari pendapat dan aspirasi masyarakat serta bisa menyesuaikan dengan karakter Kota Padang Panjang, karena Kota Padang Panjang dijuluki Kota Serambi Mekah. (ZUL)