Loading...

Soal WC Umum Di Proyek Penataan Pantai Pangandaran, Kadis: Mungkin DLHK Tidak Diperlukan Peranannya!

JayantaraNews.com, Pangandaran

Pekerjaan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, untuk Penataan Pantai Barat dan Timur yang berlokasi di Obyek Wisata Pangandaran sudah dan sedang berjalan.

Pekerjaan yang bersumber dari APBD Bantuan Provinsi Tahun Anggaran 2019 dengan menelan anggaran Rp 37.319.349.000,- itu, dikerjakan oleh PT Bahana Prima Nusantara, Jakarta Timur sebagai pemenang tender, sementara PT Daya Cipta Dianrancana Bandung, sebagai konsultan pengawas yang ditunjuk.

Pengerjaan yang di awalnya saja sudah menjadikan polemik, dimana dalam pengerjaan proyek penataan pantai barat dan timur tersebut, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi. Namun perhari ini, pihak pelaksana malah seakan membuat persoalan baru, yakni dengan dibangunnya WC umum di pinggir pantai areal proyek.

Baca berita terkait:
Proyek Penataan Pantai Barat & Timur Pangandaran Diduga Tak Sesuai Spek – https://www.jayantaranews.com/2019/09/38605/

Melalui JayantaraNews.com, kembali warga masyarakat sekitar mengadukan perihal adanya pembangunan WC umum di sekitaran proyek dimaksud. ” Padahal, selama ini justru yang menjadi sorotan publik, karena tidak adanya Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Kabupaten Pangandaran.”

” Lantas, apakah layak, suatu areal wisata, namun adanya WC umum yang kemungkinan terbuang ke laut?,” tanya warga setempat, kepada JayantaraNews.com, Jum’at (11/10).

Baca juga:
Tak Ada IPLT, Pembuangan Tinja DLH Pangandaran Diduga Lalui Pihak 3 Tanpa Alur Yang Jelas – https://www.jayantaranews.com/2019/07/tak-ada-iplt-pembuangan-tinja-dlh-pangandaran-diduga-lalui-pihak-3-tanpa-alur-yang-jelas/

Menyikapi hal tersebut, beberapa waktu lalu, Kamis (3/10), JayantaraNews.com menghubungi Sekdis LHK Kabupaten Pangandaran ‘Darma Widjaya’, guna mempertanyakan apakah pembangunan WC umum di sekitaran proyek tersebut sudah adanya kordinasi ke DLHK?. Ia mengatakan,” Sudah saya sampaikan ke bagian pariwisata. Waktu itu hanya menampung masukan. Tepatnya tanyakan ke Pak Kadis atau Sekdin Pariwisata, Pak!,” ujar Darma.

Sementara itu, Dudung, selaku Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran, yang juga PPK kegiatan, masih dikonfirmasi seputaran pertanyaan yang sama mengenai pembangunan WC umum sekitaran pantai areal proyek wisata tersebut, dan apakah sudah adanya kordinasi dengan dinas terkait (DLHK)?, Ia pun menuturkan,” Sudah Pak! dari DLHK mempertanyakan tentang AMDAL, toilet, bilas limbah, dan pepohonan, mau gimana nantinya,” ucapnya.

Di sisi lain, Surya Darma, SH, MH, selaku Kadis LHK Kabupaten Pangandaran justru menepis.

Melalui JayantaraNews.com, ia mengatakan,” Intinya saya merasa tidak pernah adanya koordinasi, baik dari pihak instansi yang membangun WC atau penataan pantai. Mungkin DLHK tidak diperlukan peranannya!,” ujar Kadis LHK Pangandaran singkat. (Tim)

Bersambung..!!!