Perusahaan Pengupasan Kulit Ular Simpang Amplas ‘Tertutup’ Diduga Tak Berizin

JayantaraNews.com, Sumut

Saat terpantau awak media, pada Sabtu 19 Oktober 2019, sekitar pukul 11.00 WIB, adanya perusahaan yang diduga sebagai tempat pengupasan kulit-kulit hewan ilegal, yang beralamat di Jalan Gandhi Simpang Amplas No 166 A Kecamatan Medan Area.

Adanya perusahaan pengupasan kulit-kulit hewan liar yang tertutup ini, disinyalir sudah 5 (lima) tahunan beroperasional. Namun anehnya, pihak pemerintahan dan juga penegak hukum setempat seakan tidak tahu.

Pada saat dikonfirmasi JayantaraNews.com, karyawan perusahaan yang bernama Dartok (40) membenarkan dengan adanya pabrik pengupasan kulit-kulit hewan itu.

Ia menyampaikan, bahwa kulit hewan itu digunakan untuk pembuatan dompet, tali pinggang dan lain-lain.

Ketika dipertanyakan terkait yang punya perusahaan, ia mengatakan,” Yang punya perusahaan ini tidak ada di sini, kalaupun ada sesuatu, atau terkendala apapun di sini, saya yang menyampaikan kepada beliau bang,” ungkapnya. (Sgt)