Polres Bukittinggi Laksanakan Apel Gelar Pasukan Dimulainya Ops Zebra SGL 2019



JayantaraNews.com, Bukittinggi

Rabu (23/10), Kepolisian Resor Bukittinggi melaksanakan Operasi Zebra Singgalang 2019, yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi pasca pelantikan Presiden RI dan Wakil Presiden RI terpilih Pemilu tahun 2019, periode tahun 2019 s/d tahun 2024, serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap Undang Undang No 22 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas.

Sedangkan apel gelar pasukan hari ini, Rabu (23/10/2019) dilaksanakan di halaman Mapolres Bukittinggi yang dipimpin oleh Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso, SIK sebagai pimpinan apel, dengan perwira apel Kasat Lantas AKP M Rizky Cholid, SIK  dan Komandan apel Kanit Turjawali Sat Lantas IPDA Ishar Lanovridena P. S, S.Tr.K, serta dihadiri oleh Ketua DPRD Bukittinggi Herman Sofyan,   Dandim 0304/Agam yang diwakili oleh Kasdim Mayor Masrizal, Kajari Bukittinggi diwakili oleh Yuana Prastha, Dansub Den POM I/4-3 Bukittinggi Kapten CPM Yulfrinel, Kasat Pol PP Bukittinggi Syafnir, Kadishub Bukittinggi diwakili oleh Sosiawan, dan Kepala Jasa Raharja Bukittinggi Hanafi serta PJU Polres Bukittinggi, para Kapolsek sejajaran Polres Bukittinggi.

Untuk pasukan apel gelar Pasukan Ops Zebra SGL 2019 itu sendiri adalah 1 Peleton Perwira Staf Polres Bukittinggi dan jajaran, 1 peleton Pers Gabungan  POM AD dan Provost Polres Bukittinggi, 1 peleton Kodim 0304/Agam, 1 peleton personel Sat Sabhara, 1 peleton personel Sat Lantas, 1 peleton personel  gabungan Polsek sejajaran, 1 peleton personel gabungan Sat  Reskrim Intel dan Resnarkoba, 1 peleton personel Dishub Bukittinggi dan 1 peleton personel Satpol PP Bukittinggi.

Kapolres Bukittinggi sebagai pimpinan apel membacakan amanat Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs Fakhrizal, M.Hum yang berisikan sebagai berikut; Agar Laksanakan deteksi dini, lidik dan pemetaan terhadap lokasi/tempat yang berpotensi terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Laksanakan Binluh masalah lalu lintas kepada seluruh elemen masyarakat berupa giat sosialisasi, pemasangan spanduk, baner dan baliho penyebaran brosur sticker dan ekspose di media cetak dan elektronik serta medsos maupun kampanye keselamatan berlalu lintas. Laksanakan Turjawali pada daerah yang berpotensi terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta kemacetan lalu lintas, laksanakan penegakan hukum terhadap pelanggaran lantas secara selektif prioritas dengan metode simpatik dan inovatif.

Kegiatan penindakan pelanggaran tilang dilaksanakan secara stasioner dan hunting system sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku dan tidak menimbulkan kontra produktif terhadap citra Polri, dan yang terakhir agar dalam melaksanakan kegiatan operasi dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku. (Rudi)