Loading...

Penataan Pantai Pangandaran, Wabup Pantau Pemindahan Perahu Nelayan

JayantaraNews.com, Pangandaran

Wakil Bupati Kabupaten Pangandran H Adang Hadari didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPKP) Rida Nirwana K, S.Sos, M.Si dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Drs H Undang Sohbarudin, Kamis (6/11), meninjau proses penempatan perahu nelayan yang dipindahkan dari Pantai Barat Pangandaran ke PPI (Pangkalan Pendaratan Ikan) Cikidang.

Pemindahan penertiban tempat sandar perahu dari Pantai Barat Pangandaran tersebut merupakan dalam rangka penataan Pantai Pangandaran.

” Penertiban ini merupakan dalam rangka penataan pantai yang di dalamnya ada perahu pesiar dan perahu nelayan supaya pantai itu sedap dipandang mata dan membuat tamu para pengunjung menjadi nyaman, dan nanti akan kembali lagi ke sini kalau melihat pantainya yang bersih tertib,” ujar H Adang Hadari.

Penertiban sendiri, Lanjut Adang, sudah disetujui oleh para pemilik perahu nelayan,” pada prinsipnya, mereka mengikuti program kita penataan kawasan pantai, mereka setuju untuk ditertibkan dan pindah ke PPI Cikidang,” tuturnya.

Menurut Adang, para nelayan mengharapkan adanya jembatan antara Pelabuhan Cikidang dengan Pananjung. ” Mereka sudah sepakat, mereka siap dipindahkan. Dulu permasalahannya perumahan, sekarang perumahan sudah disiapkan, namun kemarin masalahnya harus ada jembatan, karena kalau melalui jalan umum akan rawan, selain memutar mereka membawa gerobak mesin, sekarang sedang dibuatkan jembatan penyebrangan sementara, jembatan bambu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Unit PPI Cikidang (Rukman) menyampaikan, bahwa PPI Cikidang bisa menampung ratusan perahu. ” Satu kolam bisa menampung 160 kapal itu hanya satu baris, kalau dikembangkan menjadi dua baris kapal mencapai 300 kapal perahu dengan catatan asal tidak mengganggu olah gerak kapal,” paparnya.

Hal itu, lanjut Rukman, merupakan rencana awal secara keseluruhan PPI Cikidang, dan kedepannya diharapkan bisa mencapai 800 kapal termasuk dengan kapal di atas 5 gross ton.

Rukman menambahkan, secara keseluruhan, jumlah kapal perahu yang ada di PPI Cikidang mencapai 600 buah.
” Perahu yang sampai 10 gross ton baru 25 kapal, jumlah keseluruhan perahu nelayan yang menyandar di PPI Cikidang sekarang ada sekitar 600 buah,” jelasnya.

Selain memantau proses penempatan perahu nelayan, Adang juga meninjau pengerjaan jembatan sementara, jembatan sementara ini akan menghubungkan PPI Cikidang (Karang Gedang) dengan Pananjung yang diharapkan bisa dipergunakan nelayan untuk pulang pergi dari dan ke PPI Cikidang.

” Jembatan ini merupakan harapan para nelayan yang rumahnya di Pananjung agar tidak memutar memasuki area jalan raya, yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kecelakaan,” pungkasnya.

Sumber: Kepala Bagian Humas dan Keprotokolan, H Wawan Kustaman, S.Pd, MM