Yonif Raider 300/BJW Periksa Orang Tak Dikenal Wilayah Perbatasan Papua

JayantaraNews.com, Distrik Waris Papua

Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw Pos Waris dipimpin Letda Inf Dzaky Faris Naufal, melaksanakan pemeriksaan kendaraan yang mencurigakan saat melintas di Jalan Kampung Banda Distrik Waris Kabupaten Keerom Provinsi Papua,
Senin (11/11)

Satgas Pamtas Pos Waris melihat dua orang yang mencurigakan tidak dikenal dengan mengendarai SPM Honda CBR 150 yang dicurigai bukan orang Kampung Banda. Dengan sigap, Letda Inf Dzaky Faris Naufal bersama 8 orang anggota melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintasi Pos Waris tersebut.

Yang membuat timbulnya kecurigaan, adalah yang tadinya ada 2 orang saat melintasi pos dan kembali melintasi Pos Waris hanya ada 1 orang a.n R.W. Setelah dilaksanakan pengecekan terhadap orang tersebut, ditemukan bukti di HP adanya foto pelaku menggunakan ganja sehingga dilakukan interogasi dan pelaku mengaku bahwa temannya a.n T.T baru saja mengambil ganja dan membawanya ke rumah Ruben May yang merupakan kakak ipar dari T.T di Kampung Kalifam.

Berdasarkan informasi tersebut, Personel Satgas langung menuju ke rumah Ruben May dan ditemukan pelaku a.n T.T, dan Ganja siap pakai. Personel berhasil mengamankan 1 kendaraan motor Honda CBR 150 warna merah dengan NoPol DS 6980 RA, adapun barang bukti yang didapat sebagai berikut, 1.5 Kg ganja kering, 1 buah Hp OPPO, 1 buah Hp Samsung dan
uang tunai sejumlah Rp 3.317.000,-

Identitas pemilik, T T(20), Kristen Protestan, alamat di Jalan Senggi Trans Kec. Web Kp. Dubu dan pekerjaan sebagai pendulang emas. Sedang yang tidak membawa kartu identitas, R.W (18), Kristen Protestan berlamat di Jalan Senggi Trans Kec. Web Kp. Dubu dan pekerjaannya sebagai pendulang emas.

Dengan kejadian ini, Satgas Yonif Raider 300/Bjw, memberikan tindakan tegas untuk menumbuhkan efek jera terhadap pelaku langsung dilaporkan kepada Komando atas dan berkoordinasi dengan Kapolsek Waris. Kamudian menyerahkan barang bukti dan tersangka kepada pihak BNN Jayapura. (Pendam III/Siliwangi)