Wakil Ketua LAMI Kepri Datangi DPRD, Pertanyakan Kasus Jaspel RSUD Dabo TA 2018

JayantaraNews.com, Lingga Kepri

Wakil Ketua Lami Kepri, Agus Ramdah mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mempertanyakan permasalahan kasus Dana Jasa Pelayanan (Jaspel) RSU Dabo tahun anggaran 2018.

Disinyalir nilainya miliaran rupiah, dan diduga kuat telah di mark-up oleh oknum RSUD Dabo Singkep, yang hingga kini seolah-olah tidak ada kejelasan perkaranya oleh institusi terkait.

Agus Ramdah alias Abdul Karim yang akrab disapa Atok Agus, putra daerah asal Desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir, mempertanyakan sekaligus meminta kepada DPRD Kabupaten Lingga (Kepri), untuk segera mempertanyakan tindak lanjut kasus Jaspel RSU Dabo yang diduga kuat jalan di tempat.

Wakil Ketua Lami Kepri Agus Ramdah, Selasa 19 November 2019 sekira pukul 10.00 WIB, mengatakan pada media,” saya mendatangi Kantor DPRD hari ini dalam hal meminta kepada para DPRD Lingga yang menjabat sekaligus dipercaya oleh masyarakat kabupaten, agar dengan segera mempertanyakan ke pihak penyidik untuk segera menuntaskan kasus Jaspel, yang sampai saat ini seakan belum ada kejelasan.”

Ironisnya, kata Agus, kasus Jaspel RSU Dabo tersebut sudah cukup lama, malah hampir berjalan dua tahun dilidik pihak institusi terkait, namun herannya hingga kini masih tetap belum ada kejelasan kelanjutan perkaranya, ibarat kapal kandas di karang yang kokoh tidak bergerak sama sekali.

Mewakili Lami Kepri, kami sangat menyayangkan jika kasus Dana Jaspel RSU Dabo anggaran tahun 2018 tersebut tidak diusut dengan tuntas. Apalagi ini menyangkut hak-hak karyawan semua, dengan jumlah total anggarannya mencapai miliaran rupiah, khabarnya sebesar Rp 1.734.307.125.

” Meskipun orasi kali ini saya lakukan sendiri mewakili rekan-rekan Lami Kepri yang lain, namun Alhamdulillah, kedatangan saya disambut baik Wakil Ketua Satu DPRD Kabupaten Lingga Aziz Martindaz untuk gelar dialog, dan mengenai hasil dialog nanti saya sampaikan,” ungkap Agus Ramdah. (mhmd)