Bangkesbangpoldagri Sumbawa Gelontorkan Dana 1,9 Milyar Untuk Pembinaan Parpol

Kasubid Kelembagaan Politik Dra Dewi Saptuti

JayantaraNews.com, Sumbawa 

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Kabupaten Sumbawa, kini membawa angin segar bagi partai politik. Hal ini karena adanya wacana dari pemerintah pusat untuk meningkatkan kembali dana pembina untuk partai politik. Wacana kenaikan dana pembinaan parpol tersebut sudah menjadi trend baik serta patut diapresiasi.

Kepala Bangkesbangpoldagri Kabupaten Sumbawa melalui Kasubid Kelembagaan Politik Dra Dewi Saptuti mengatakan, bahwa wacana kenaikan dana pembina partai politik itu benar adanya, karena sesuai aturan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 36 Tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah nomor 1 Tahun 2018 bagi setiap kabupaten/kota yang masih dibawah Rp 1500 (persuara) bisa ditingkatkan kembali untuk dana pembinaan Parpol tersebut, ujar Kasubag Kelembagaan Bangkesbangpoldagri Dewi Saptuti saat ditemui JayantaraNews.com di ruang kerjanya, Kamis (2/1).

Untuk diketahui, di daerah Sumbawa sudah maksimal dana pembinaan Parpol tersebut, yakni sebesar Rp 4334 (persuara).

Menurut Dewi, wacana dana pembinaan Parpol tersebut digadang-gadang akan kembali ditingkatkan karena sesuai instruksi dari pemerintah pusat, tentunya tidak terlepas dari kemampuan daerah.

” Boleh kok dinaikan dana pembinaan Parpol tersebut, karena sudah sesuai dengan aturan serta mekanisme yang ada, tentunya disesuaikan dengan kemampuan daerah,” ucapnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, bahwa wacana pemerintah pusat akan menaikan dana Parpol tersebut sebesar Rp 8000 (persuara) sudah benar adanya. Namun tetap dikembalikan ke daerah masing-masing terkait kenaikan dana tersebut. Apabila keuangan daerah mampu bisa juga dinaikan tergantung dari Pemda (Bupati).

Saat ini ada 12 Parpol  2019-2014 yang mendapatkan kursi DPRD di Periode Tahun 2019-2024. Beberapa partai politik yang mendapatkan dana tersebut sesuai dengan jumlah perolehan suara partai masing-masing serta perolehan dana juga berbeda. Pasalnya, pemerintah daerah melalui Bangkesbangpoldagri menggelontorkan dana pembinaan Parpol tersebut sebanyak 1,9 Milyar.

Ia juga menyarankan agar partai politik agar bisa memanfaatkan dengan maksimal dana pembinaan Parpol tersebut sesuai aturan dan mekanisme yang ada, yakni 60 % pendidikan politik dan 40 % bisa digunakan untuk sekretariatan, harapnya.

” Bagi setiap partai politik juga bisa memberikan pemahaman ke masyarakat tentang pendidikan politik tersebut, pendidikan politik bukan saja hanya untuk internal, namun bisa memberikan pemahaman pendidikan politik ke masyarakat secara luas,” pungkasnya. (Dhy JN)